Berita 5 Agustus 2016 – ‘RI Impor Kereta Bekas, Tapi Ekspor Kereta Baru’ (BERITA HANGAT)

Berita 5 Agustus 2016 – ‘RI Impor Kereta Bekas, Tapi Ekspor Kereta Baru’ (BERITA HANGAT) – Apa khabar kawan semua, Terima Kasih sudah berkunjung ke halaman blog TrendWisata dotcom ini. Sekarang, saya di website TrendWisata dotcom akan sharing info berupa vidio yang bagus yang mengulas Berita 5 Agustus 2016 – ‘RI Impor Kereta Bekas, Tapi Ekspor Kereta Baru’ (BERITA HANGAT). Silahkan om dan tante menonton vidionya di bawah ini:



‘RI Impor Kereta Bekas, Tapi Ekspor Kereta Baru’

Indonesia sebenarnya punya BUMN yang sudah bisa memproduksi kereta, yaitu PT Industri Kereta Api (INKA). Namun selama ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimpor kereta bekas dari Jepang karena alasan harga yang lebih murah.

Direktur Utama INKA, Agus Purnomo menyinggung pengadaan Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang. Dari pengalamannya, Agus menyebut, di dunia hanya Indonesia yang membeli kereta bekas untuk dioperasikan kembali. Padahal, INKA sebagai produsen kereta penumpang dan barang telah mampu menjual dan memproduksi kereta baru untuk pasar di dalam dan luar negeri.

Hal ini disampaikan oleh Agus saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Kamis (17/9/2015).

“Hanya kita saja yang impor kereta bekas, semua negara buat baru,” kata Agus.

Agus menyebut, pihaknya kini sebagai produsen kereta terbesar di Indonesia. Untuk penjualan kereta di dalam negeri, INKA akan memasok kereta khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). INKA menggandeng produsen kereta dunia, Bombardier, memproduksi KRL khusus bandara rute Stasiun Manggarai-Stasiun Bandara Soetta. INKA juga bakal dilibatkan dalam proyek kereta ringan (Light Rail Transit/LRT) Jabodebek.

“KRL Soetta, nanti INKA yang bangun. Kita segera bangun. Insya Allah akhir 2016 atau awal 2017 beroperasi. Ini jalur Soetta-Manggarai. INKA nggak sendiri. Kami konsorsium dengan Bombardier, perusahaan kereta terbesar di dunia,” ujarnya.

Untuk pasar ekspor, produsen kereta asal Madiun Jawa Timur ini berhasil mengalahkan China dalam tender internasional untuk pengadaan kereta di Bangladesh senilai US$ 72 juta. Setelah menang dari China, INKA kembali akan mengikuti tender kereta di Bangladesh senilai US$ 150 juta.

“Kami kalau tender dunia bersaingnya dengan China. Kami akan ikuti tender US$ 150 juta di Bangladesh. Pengalaman lalu kita bersaing. Kalau sekarang, kami create kolaborasi dengan China. Kita rintis kerjasama,” jelasnya.

Setelah Bangladesh, INKA membidik pasar kereta di Myanmar, Srilanka hingga Afrika. Untuk ekspansi ini, INKA akan memperoleh dukungan oleh Bank Exim Indonesia yang difasilitasi oleh Kementerian Keuangan.

“Ada National Interest Account, untuk negara yang lebih miskin dari Indonesia. Kami dan Bank Exim bawa pendanaan ke sana,” tuturnya.

Soal impor kereta bekas dari Jepang, KAI sebelumnya pernah menjelaskan, impor kereta bekas untuk KRL Jabodetabek ini dilakukan untuk menekan ongkos produksi. Sehingga harga tiket bisa murah.



harga tiket


Apabila om dan tante memerlukan file vidio yang mantab ini, caranya mudah banget, Agan bisa download vidio berjudul Berita 5 Agustus 2016 – ‘RI Impor Kereta Bekas, Tapi Ekspor Kereta Baru’ (BERITA HANGAT) ini : Disini

wisata terms:

tempat bangkai kereta di jakarta, tempat kereta bekas di jakarta, ke curug ciherang naik kereta, curug ciherang naik kereta

Tags: #'RI Impor Kereta Bekas #Berita 5 Agustus 2016 #Komisi VI Dukung Upaya Presiden Promosikan Produk Lokal #Tapi Ekspor Kereta Baru' (BERITA HANGAT) #Top 3: Kere...

Cara Transaksi Tiket Pesawat FASTFLIGHT
Cara Transaksi Tiket Pesawat FASTFLIGHT
Cara Transaksi Tiket Pesawat FASTFLIGHT – Apa
tempat wisata di solo yang wajib kamu kunjungi
tempat wisata di solo yang wajib kamu kunjungi
tempat wisata di solo yang wajib kamu
Must read×

Top