Apa itu toeic dan toefl

By On Friday, November 25th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apa itu toeic dan toefl – Halo bapak dan ibu semua, Thanks dah mau datang ke situs www.trendwisata.com ini. Siang ini, kita di website TrendWisata dotcom akan memberikan info yang bagus yang menunjukkan pada anda mengenai Apa itu toeic dan toefl. Kami persilakan tante dan om tonton berikut ini:

Pasti kamu sudah tidak asing dan sering sekali mendengar tentang tes TOEFL dan TOEIC. Jika bahasa Inggris bukan bahasa pertamamu, kamu pasti akan membutuhkan tes seperti TOEFL dan TOEIC ini untuk berbagai keperluan baik di dalam maupun luar negeri; seperti untuk keperluan kuliah, mendapatkan beasiswa, atau bahkan untuk melamar pekerjaan. Akan tetapi, mungkin kamu masih bingung tes mana yang harus kamu ambil sesuai dengan kebutuhanmu. Yuk simak lengkap perbedaan TOEFL dan TOEIC agar kamu
tidak salah pilih!

Source: freepik.com

Tujuan Tes

Walaupun TOEFL dan TOEIC keduanya merupakan tes untuk menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang, mereka mempunyai tujuan yang berbeda. Tes TOEFL biasanya berfungsi untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris secara akademik (baik di dalam maupun luar negeri). Kamu bisa menggunakannya untuk persyaratan masuk ke universitas tertentu atau bahkan beasiswa. Lalu, bagaimana dengan TOEIC? TOEIC bisa
kamu gunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di lingkungan profesional. Maka dari itu, tes TOEIC ini berguna untukmu yang membutuhkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagai persyaratan di dunia kerja; seperti masuk kerja atau naik pangkat di perusahaan.

Isi Tes

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, karena tujuan dari kedua tes ini berbeda, maka isi tes keduanya pun berbeda. Karena tujuan tes TOEFL spesifik untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di bidang akademik,
maka topik dari tes ini akan lebih berfokus pada bidang akademik. Di dalam tesnya akan membahas dunia perkuliahan dan berbagai jenis materi kuliah mulai dari ekonomi, sejarah, sosial, dan lain-lain. Sedangkan untuk tes TOEIC, karena fungsinya adalah untuk dunia profesional, maka topik utamanya pun akan membahas tentang dunia kerja. Misalnya tentang presentasi di kantor atau untuk klien dan juga permasalahan pada saat meeting. 

Source:
freepik.com

Jenis Tes

Perbedaan selanjutnya dari tes TOEFL dan TOEIC adalah jenisnya. Tes TOEIC hanya ada satu jenis dan hanya mengukur kemampuan reading dan listening dalam durasi kurang lebih 2 jam. Sementara itu, tes TOEFL ada 2 jenis tergantung dari kegunaannya. Apabila kamu ingin menggunakannya hanya di dalam negeri saja, kamu cukup mengikuti tes TOEFL PBT yang biasanya diselenggarakan oleh tempat les atau lembaga bahasa khusus yang tersebar di
Indonesia. Tes ini terdiri dari listening, structure & written expression, dan reading comprehension yang berdurasi selama kurang lebih 3-4 jam. Bagaimana jika kamu ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri? Tes TOEFL yang perlu kamu ambil untuk ini adalah TOEFL iBT yang terdiri dari reading, listening, speaking, dan juga writing dengan durasi kurang lebih 3 jam.

Source: freepik.com

Perbedaan tes TOEFL dan TOEIC
juga bisa kamu lihat dari rentang skor nya. Untuk rentang skor TOEIC berkisar mulai dari 10 hingga 990. Berbeda dengan skor TOEIC, skor TOEFL PBT untuk keperluan di dalam negeri biasanya berkisar antara 310 hingga 677. Sementara untuk keperluan kuliah ke luar negeri di mana kamu harus mengambil tes TOEFL iBT, rentang skornya mulai dari 0 hingga maksimum 120.

Persiapkan dirimu untuk tes TOEFL dan TOEIC

Nah, itu dia perbedaan antara tes TOEFL dan TOEIC yang perlu kamu ketahui. Kalau
kamu ingin menyiapkan diri untuk mengikuti tes bahasa Inggris, yuk ikutan program kelas bahasa Inggris di Sun English yang memiliki kelas sesuai dengan kebutuhan belajar kamu. Kamu juga bisa mengetahui level bahasa Inggris kamu agar pilihan program dapat disesuaikan dengan kemampuan bahasa Inggris yang kamu miliki.

Source: freepik.com

Untuk informasi lengkap seputar kursus Bahasa Inggris, pilihan program belajar, hingga berbagai International Test
Preparation eksklusif, kamu bisa emukan informasinya di sini. SUN English merupakan ahli dalam bidang persiapan tes internasional yang mengembangkan berbagai program dalam membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris-mu. Kami merupakan bagian dari SUN Education Group yang bekerjasama dengan institusi top dunia luar negeri dalam menyajikan dukungan studi terbaik ke luar
negeri. Persiapan Bahasa Inggris bisa kamu konsultasikan lebih lanjut dengan menghubungi SUN English melalui WhatsApp!

Sep 24, 2021 • 9 min read


Mau mengikuti tes bahasa Inggris, tapi bingung mana yang paling tepat? Yuk, ketahui perbedaan TOEFL, IELTS, TOEIC, dan PTE berikut ini.

Jika kamu ingin sekolah di luar negeri,
tentunya kamu harus memiliki kemampuan berbahasa yang baik. Selain memudahkan komunikasi sehari-hari, kamu tidak ingin tertinggal dong hanya karena keterbatasan bahasa? 

Berbagai universitas di luar negeri pun ingin memastikan bahwa mereka menerima murid-murid yang dapat menerima pelajaran dengan baik. Oleh karena itu, banyak universitas luar negeri mewajibkan para aplikan untuk memiliki nilai ujian language proficiency. Mungkin yang sudah kamu
kenal adalah TOEFL, IELTS, dan lain-lain. Pssst, kamu sudah tahu belum apa perbedaan TOEFL, IELTS, TOEIC, dan PTE? Ujian mana yang sebaiknya harus kamu ambil? Kenalan dulu yuk!

Test of English as a Foreign Language (TOEFL)

TOEFL adalah ujian bahasa Inggris terpopuler untuk pengguna Bahasa Inggris non-native. Bahasa yang digunakan dalam tes ini adalah American English.
TOEFL biasa diwajibkan oleh universitas-universitas di Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara bagian Amerika utara. Tidak hanya universitas, namun juga diwajibkan jika kamu ingin bekerja di badan pemerintah, mengurus perizinan, perusahaan, dan juga untuk pendaftaran beasiswa.

TOEFL
(Sumber: acct.edu.in)

Macam-macam tes TOEFL

TOEFL memiliki empat macam pilihan ujian. Apa saja?

  1. iBT atau internet-based Test: ujian ini dibagi menjadi empat bagian, yaitu reading, listening, speaking, dan Nilai
    tertinggi yang dapat kamu raih untuk ujian ini adalah 120 poin. Jika kamu ingin mengikuti ujian iBT di Jakarta, kamu harus membayar kurang lebih $190 USD atau sekitar 2,4 juta.
  2. CBT (Computer Based Test): kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer. Tipe soal pada ujian ini biasanya meliputi listening, readingstructure dan
    ada tambahan 
    writing. Angka untuk skor ujian TOEFL CBT ini adalah 30-300.
  3. PBT atau Paper-based Test. Ujian ini dibagi menjadi empat bagian juga, yaitu listening, structure and written expression, reading comprehension, dan Jumlah poin yang dapat kamu dapatkan berkisar di
    antara 310-667 poin.
  4. ITP (Institutional Testing Program): skor tes bersifat institusional atau hanya berlaku pada institusi dan negara tertent. Tipe soal yang diujikan antara lain Listening, Structure and Writter Expression, dan Reading Comprehension. Skor maksimal TOEFL ITP adalah 500 hingga 600.

Baca juga: English Daily Dose: Perbedaan Penggunaan “Will” dan “Going To”

FYI, di Indonesia tes TOEFL CBT dan PBT sudah diganti menjadi iBT. So, buat kamu yang ingin tes TOEFL untuk ke luar negeri sebaiknya langsung mengikuti tes TOEFL iBT saja. Hasil ujian
TOEFL-mu dapat digunakan untuk mendaftarkan diri untuk kuliah atau program beasiswa. Namun, hasil ini hanya dapat digunakan selama 2 tahun saja. Jika lebih, maka tidak berlaku lagi. Setelah 2 tahun, kamu harus mengikuti ujian ulang.

International English Language Testing System (IELTS)

Berbeda dengan TOEFL, kemampuan bahasa Inggris yang diuji dalam
IELTS adalah Bahasa Britania atau
British English. Biasanya, tes IELTS digunakan oleh institusi-institusi di Australia, Inggris, dan Selandia Baru.

IELTS (Sumber:
royalbritishacademy.in)

Macam-macam tes IELTS

IELTS memiliki dua bentuk ujian yang berbeda, yaitu: 

  1. Academic: versi IELTS yang digunakan untuk mendaftar kuliah, sekolahatau profesi-profesi kedokteran.
  2. General
    Training: digunakan untuk orang-orang yang ingin bekerja atau migrasi ke negara sekitar Eropa, seperti UK, New Zealand, dan Australia. 

Kedua versi dari ujian IELTS ini dibagi menjadi tiga bagian. 40 menit dari ujian akan digunakan untuk bagian listening, 60 menit untuk
reading, dan 60 menit lagi untuk writing. Hasil dari nilai IELTS diurutkan dengan 9-band scoring system dengan nilai maksimal 40Nilai tertinggi yaitu 9
akan dinyatakan sebagai 
Expert User, sedangkan nilai terendah yaitu 1 dinyatakan sebagai Non User. 

Baca juga: Visual, Auditori, dan Kinestetik, yang Mana Gaya Belajar Kamu?

Test of English for International Communication (TOEIC)

Dikembangkan pada 1979,
ujian ini ditujukan untuk mengukur kemahiran seseorang dalam bahasa Inggris pada level tertentu. Level yang dimaksud adalah Intermediate (menengah) dan advance (lanjutan). Pada umumnya ada di negara Asia seperti Korea dan Jepang. 

TOEIC (Sumber: exam-practice.com)

Bagi perusahaan, ujian ini berguna untuk perekrutan, mengukur kemampuan Bahasa Inggris karyawan, dan syarat naik jabatan. Kemudian, juga diperlukan di instansi pemerintah sama fungsinya dengan perusahaan. Selain itu, juga penting untuk
merancang program pelatihan bagi karyawan. Nah, kalau di sekolah, ujian ini berguna untuk mengukur standar kemampuan Bahasa Inggris siswa. Dengan demikian, guru dapat memberikan pelajaran yang sesuai.

Poin yang dapat kamu dapatkan untuk ujian ini adalah 10 untuk yang terendah dan 990 untuk yang tertinggi. Tesnya sendiri berdurasi 2 jam dan terdiri dari pertanyaan pilihan ganda, listening comprehension, dan reading comprehension. 

Baca
juga: Tips Bangun Kebiasaan Membaca Buku, Khusus Bagi Kamu yang Kurang Suka

Pearson Language Tests (PTE)

PTE (Sumber: zodiacoverseas.com)

Pernah dengar PTE sebelumnya? Pasti kebanyakan dari kamu masih asing dengan ujian ini. Well, PTE adalah ujian yang terbilang baru jika dibandingkan dengan ujian-ujian sebelumnya. Mirip dengan TOEFL, PTE dibagi menjadi empat bagian:
reading, writing, listening, dan speaking. Namun, PTE dan TOEFL tetap berbeda dalam berbagai aspek, yaitu:

  • Memiliki sistem penilaian speech dan writing yang otomatis (computerized) sehingga penilaian menjadi lebih konsisten dan akurat
  • Laporan nilai sudah termasuk sample dari speaking test agar dapat digunakan di kantor administrasi universitas di seluruh dunia
  • Pertanyaan
    berbentuk pengisian, matching items, dan pilihan ganda dalam satu pertanyaan
  • Hasil dari ujian dapat dilihat online lima hari setelah ujian
  • Harga akan berkisar antara $150-$220 tergantung negara

Kalau kamu berencana untuk menimba ilmu atau bekerja di luar negeri, mulailah mempersiapkan diri menjalankan serangkaian ujian di atas. Sudah tahu ‘kan perbedaannya apa aja? Jadi, ujian yang mana yang perlu kamu
ambil? Jangan lupa untuk
banyak berlatihdan mengikuti les privat khusus ujian internasional agar persiapan lebih mantap. Tidak perlu bingung harus cari ke mana, karena ada English Academy yang bisa membantu kamu. Dengan pengajar native speaker berstandar internasional dan kelas interaktif. Cheers and good
luck!

Sumber
foto:

TOEFL [daring]. Tautan: http://www.acct.edu.in/toefl/ (Diakses: 24 September 2021) 

IELTS [daring]. Tautan: http://royalbritishacademy.in/ielts-preparation-online/ (Diakses: 24 September 2021) 

TOEIC [daring]. Tautan: https://exam-practice.com/toeic-listening-and-reading/ (Diakses: 24 September 2021)

PTE [daring]. Tautan: http://zodiacoverseas.com/coaching/pte/ (Diakses: 24 September
2021)

Ruangguru

Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. Ruangguru mengembangkan berbagai layanan belajar berbasis teknologi, termasuk layanan kelas virtual, platform ujian online, video belajar berlangganan, marketplace les privat, serta konten-konten pendidikan lainnya yang bisa diakses melalui web dan
aplikasi Ruangguru.

Tes TOEIC itu seperti apa?

TOEIC terdiri dari 2 bagian: Listening Comprehension and Reading Comprehension. Tes TOEIC mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang terutama menyangkut tata bahasa (grammar) maupun kosa kata (vocabulary) yang lazim digunakan dalam dunia bisnis international.

TOEIC minimal berapa?

Biasanya, nilai minimal TOEIC untuk kerja di perusahaan dalam negeri minimal 400-500. Contohnya, sebagai syarat untuk melamar Kementerian BUMN, kandidat harus memiliki nilai minimal TOEIC sebesar 475.

Apakah sertifikat TOEIC bisa untuk kuliah?

Sertifikat TOEIC juga dapat digunakan untuk mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, seperti universitas di luar negeri yang mensyaratkan TOEIC.

Nilai TOEIC untuk apa?

Kenali TOEIC untuk mendapat nilai maksimal. TOEIC (Test of English for International Communication) adalah sebuah tes yang mengukur kemampuan pesertanya dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. TOEIC menguji seberapa jauh pemahaman bahasa Inggris seseorang dalam konteks dunia kerja.

Apa itu toeic dan toefl | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x