Apa penyebab haid tidak lancar setelah melahirkan

By On Friday, November 11th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apa penyebab haid tidak lancar setelah melahirkan – Pa kabar sobs semua, Makasih banyak dah mau berkunjung ke situs Trend Wisata dot com ini. Pagi ini, kami di portal Trend Wisata dot com ingin share tanya dan jawab yang keren yang menampilkan tentang Apa penyebab haid tidak lancar setelah melahirkan. Ini dia tante dan om melihat setelah ini:

Ilustrasi menstruasi tidak lancar setelah melahirkan. Foto: Dok. Shutterstock

Banyak perubahan yang akan dialami ibu setelah melahirkan, salah satunya adalah siklus menstruasi yang jadi berantakan. Ya Moms, ada beberapa wanita yang siklus menstruasinya menjadi tidak lancar setelah bersalin. Kira-kira kenapa, ya?

Menurut Dokter Spesialis Kebidanan
dan Kandungan, dr. Upik Anggraheni, SpOG, jangan khawatir jika siklus menstruasi Anda tidak teratur setelah bersalin, sebab, hal tersebut normal terjadi.

Anda harus tahu bahwa setelah melahirkan, Anda pasti mengalami perubahan hormon. Salah satunya adalah hormon prolaktin, yaitu hormon yang bertugas untuk merangsang produksi ASI pada tubuh ibu. Ketika jumlah hormon ini meningkat, maka pelepasan sel telur
akan dihambat, Moms. Hal itulah yang menyebabkan menstruasi jadi tidak lancar.

“Ibu setelah melahirkan menstruasi tidak lancar karena biasanya ibu menyusui itu yang pertama pada proses persalinan itu akan terjadi perubahan hormonal, terutama estrogen itu akan menurun secara drastis, kemudian hormon laktasi akan meningkat. Kita ketahui hormon laktasi atau hormon prolaktin itu adalah menyebabkan siklus
anovulasi, ” ujar dr. Upik Anggraheni, SpOG, saat dihubungi kumparanMOM, Minggu (29/3).

Ilustrasi menstruasi. Foto: Shutterstock

Ibu yang memberikan ASI eksklusif, biasanya baru akan mengalami menstruasi setelah anak berusia 6 bulan. Saat memberikan ASI eksklusif, hormon tubuh akan
menyesuaikan untuk menyusui. Hal ini akan menghambat proses menstruasi.

Namun, bisa juga sebelum bayi berusia 6 bulan, ibu sudah mulai menstruasi lagi. Sebab, dampak perubahan hormon prolaktin pada setiap wanita bisa saja berbeda-beda.

“Kalau biasanya memang hormonnya memang normal biasanya muncul lagi setelah 6
bulan baik persalinan caesar atau normal. Jadi setelah 6 bulan itu kita bilangnya metode amenore laktasi,” jelas dr. Upik.

Munculnya menstruasi kembali pada ibu yang tidak menyusui pun berbeda. Dilansir Baby Center, bagi ibu yang tidak menyusui bayi, menstruasi setelah melahirkan biasanya lebih cepat, yaitu sekitar 1 hingga 3 bulan pascabersalin.

Ya Moms, menstruasi kembali setelah melahirkan memang bisa berbeda-beda waktunya pada setiap ibu. Namun, jika Anda tidak menyusui dan dalam kurun waktu tiga bulan setelah bersalin tidak mengalami menstruasi, sebaiknya segera hubungi dokter.

Begitu juga dengan ibu menyusui, umumnya Anda akan menstruasi lagi dalam kurun waktu sekitar 6 bulan hingga 1 tahun. Bila lebih dari 1 tahun belum juga haid, maka segera hubungi dokter ya, Moms.

“Yang masih kita toleransi hanya antara 6
bulan sampai 1 tahun. Di atas 1 tahun kalau belum haid juga harus dipancing dengan obat dan dicari tahu penyebabnya,” pungkas dr. Upik.

Haid tidak lancar bukan selalu menjadi tanda bahaya pada seorang wanita. Ada banyak faktor penyebab mengapa haid tidak lancar kerap menghampiri Ibu. 

Melansir dari laman NHS, haid tidak lancar adalah ketika seorang wanita
mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, panjang siklus yang selalu berubah, ataupun ketika jarak antara awal menstruasi Ibu selalu tidak tetap setiap bulannya. 

Mengutip dari laman WebMD, haid tidak lancar dapat
terjadi ketika menstruasi datang lebih awal atau bisa jadi terlambat, waktu antara setiap periode seringkali berubah, Ibu kehilangan banyak darah atau justru darah yang keluar hanya sedikit saja, hingga lama menstruasi yang tidak tentu. 

Siklus menstruasi yang normal adalah 28 hari dengan batas kewajaran sedikit lebih pendek atau lebih panjang. 

Apakah Normal Haid Tidak Lancar Setelah Melahirkan?

Melansir dari laman Cleveland Clinic, proses melahirkan yang dialami Ibu secara signifikan dan drastis akan mempengaruhi beberapa hormone pada tubuh. Hormon-hormon yang membuat siklus menstruasi lancar akan bekerja nanti pada
waktunya. 

Haid tidak lancar adalah suatu hal yang sangat normal bagi wanita setelah melahirkan. Tak hanya haid tidak lancar saja, beberapa Ibu juga akan mengalami masa haid yang lebih pendek atau bisa jadi lebih panjang. Ada banyak faktor yang menyebabkan haid tidak lancar setelah kelahiran si kecil. 

Melansir dari
laman Parenting First Cry, salah satunya saat Ibu menjalani ASI eksklusif. Selain itu, faktor lain juga dapat menjadi penyebab haid tidak lancar pasca persalinan seperti berat badan yang belum juga turun atau justru mengalami penurunan drastis sehingga hormon dalam tubuh juga ikut tidak seimbang.

Beberapa dari kita mungkin merasa siklus
menstruasi yang datang terlambat atau lebih cepat adalah suatu hal yang wajar. Namun pada beberapa kasus tetap wajib diwaspadai apalagi saat Ayah dan Ibu sedang berusaha merencanakan memiliki momongan. 

Lalu apa penyebab haid tidak lancar? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini penyebab umum haid tidak lancar:

1. Masa Pubertas

Bagi remaja wanita yang baru memulai menapaki masa pubertasnya sangat wajar bila mengalami haid tidak lancar pada tahun
pertama atau kedua. Selepasnya, haid tidak lancar jarang sekali terjadi kecuali karena memiliki masalah tertentu atau sedang dalam kondisi tertentu. 

Haid tidak lancar juga dapat dikonsultasikan dengan dokter kandungan supaya menemukan solusi yang tepat.

2. Tanda Awal Menopause

Apa penyebab haid tidak lancar berkaitan dengan menopause? Setiap wanita akan mengalami
masa menopause yang biasanya terjadi antara usia 45 hingga 55 tahun tergantung dari tubuh masing-masing yang mengakibatkan haid tidak lancar. 

Menopause merupakan penurunan hormon reproduksi pada wanita secara alami. Menopause biasanya ditandai dengan 12 bulan sejak Ibu mengalami menstruasi terakhir kalinya. 

Gejala umum
menopause ini adalah hot flashes dimana Ibu akan merasakan rasa hangat di sekujur tubuh secara tiba-tiba dan seringnya akan sangat terasa pada bagian wajah, leher, hingga dada. Selain itu tanda menopause lainnya adalah kondisi vagina yang mongering, gangguan tidur, kecemasan, hingga depresi. 

3. Menggunakan Alat Kontrasepsi Hormonal

Alat kontrasepsi seperti IUS (Intrauterine System) atau mengkonsumsi pil kontrasepsi akan membuat haid tidak lancar. Bila merasa tidak nyaman, Ibu bisa berkonsultasi pada dokter kandungan atau bidan supaya dapat mengganti alat kontrasepsi yang dirasa pas dan aman pada tubuh Ibu. 

Dengan mengetahui apa penyebab haid tidak lancar maka kita akan lebih
mudah mengetahui cara mengatasi haid tidak lancar tersebut.

4. Menjadi Tanda Awal Kehamilan

Haid tidak lancar bisa menjadi tanda awal kehamilan dan dianjurkan segera melakukan tes kehamilan untuk memastikannya. Apa penyebab haid tidak lancar sudah pasti tanda awal kehamilan? 

Tanda awal kehamilan akan lebih matang dan jelas terlihat
setelah 6 minggu mengalami telat menstruasi. Namun tidak ada salahnya Ibu memeriksakan kondisi Rahim ketika mengalami telat menstruasi meski baru dua minggu untuk memastikannya ya.

5. Sedang ASI Eksklusif

Saat sedang menyusui ada sebuah hormon bernama Prolaktin yang akan membantu memproduksi ASI dan akan membuat haid tidak lancar. Proses menyusui si kecil ini akan membuat hormon Prolaktin ini cukup tinggi diproduksi oleh tubuh. 

Akibatnya, semakin lama
periode memberi ASI kepada si kecil, maka akan semakin lama juga siklus menstruasi Ibu akan kembali normal.

6. Mengalami Stress Berat

Apa penyebab haid tidak lancar erat kaitannya dengan stress? Menjaga kesehatan jiwa sama pentingnya seperti menjaga kesehatan pada tubuh kita. Haid tidak lancar dapat disebabkan juga karena kondisi batin yang sedang tidak stabil seperti stress yang berlebihan atau tidak terkontrol. 

Seringnya stress dapat mengacaukan
hormon yang ada pada tubuh sehingga haid tidak lancar atau siklusnya berubah. Stress dapat diatasi dengan cara menenangkan diri atau mencari sumber stress untuk dikelola dengan benar. 

Salah satu hal yang dapat mengurangi tingkat stress adalah dengan liburan sejenak, mengkonsumsi makanan atau minuman favorit, melakukan kegiatan yang disukai dan sudah lama dinantikan, hingga mencoba memperbaiki ibadah kita.

7. Terlalu Banyak Olahraga dan Diet yang Salah

Diet
atau menurunkan berat badan memang bagus untuk kesehatan, namun bila diet tersebut dijalani dengan sembarangan maka dampaknya akan tidak baik bagi tubuh. Terlalu banyak olahraga dan diet tidak seimbang ini juga dapat menjadi pemicu haid tidak lancar. 

Apa penyebab haid tidak lancar harus dikurangi dan diperbaiki, seperti memperbaiki pola diet menjadi lebih sehat dan olahraga dengan intensitas yang masih wajar.

8. Kesehatan Rahim sedang Terganggu

Apa
penyebab haid tidak lancar memiliki hubungan dengan kondisi Rahim seseorang? Benar sekali Bu, haid tidak lancar sangat erat kaitannya dengan kondisi kesehatan Rahim kita. 

Beberapa masalah kesehatan pada Rahim ini akan menyebabkan haid tidak lancar seperti tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau justru tidak aktif (hipotiroidisme), adanya penebalan atau polip pada lapisan Rahim, adanya fibroid Rahim, hingga sindrom ovarium polikistik (PCOS). 

Cara mengatasi haid
tidak lancar yang berkaitan dengan masalah kesehatan Rahim tidak dapat diobati sendiri, Ibu harus melakukan kunjungan ke dokter kandungan supaya masalah yang satu ini dapat teratasi dengan baik, terutama bila sedang berusaha memiliki momongan.

Cara Mengatasi Haid Tidak Lancar

Setelah mengetahui apa penyebab haid tidak lancar, Ibu akan lebih muda mempelajari tentang cara mengatasi haid tidak lancar yang lebih tepat. Mengutip dari laman
Parenting First Cry, berikut ini ada beberapa cara mengatasi haid tidak lancar yang dapat Ibu lakukan:

1. Olahraga Teratur

Seringnya haid tidak lancar karena masalah berat badan yang terlanjur tinggi (overweight), ketika apa penyebab haid tidak lancar karena hal ini, maka Ibu dapat mulai kembali berolahraga
dengan teratur ya. 

Namun perlu diingat, olahraga yang berlebihan hingga kelelahan sangat tidak dianjurkan, selain tak bagus untuk kesehatan, hal ini juga dapat menjadi penyebab haid tidak lancar selanjutnya. Berolahraga dapat membantu memulihkan keseimbangan hormone dalam tubuh.

2. Menerapkan Pola Hidup Sehat

Diet yang seimbang seperti mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin, mineral, hingga gizi yang pas adalah salah satu hal yang dapat digunakan
sebagai cara mengatasi haid tidak lancar. 

Mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, hingga kacang-kacangan akan menyediakan mikronutrien yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki hormone dan memulihkan tubuh setelah persalinan. 

3. Kelola Stress dengan Baik

Stress dapat dikelola dengan baik seperti mulai melakukan hal yang paling Ibu minati atau sudah lama Ibu nantikan. Mulai menerapkan pola tidur yang baik dan istirahat yang cukup dapat
membuat stress berkurang sehingga haid tidak lancar juga akan kembali normal. 

Melakukan yoga atau meditasi sangat membantu mengelola stress Ibu. Kegiatan ini dapat dilakukan di rumah atau pergi ke tempat khusus yang menyediakan olahraga yang satu ini. 

Stress yang Ibu alami juga dapat dibicarakan dengan orang terdekat supaya mendapatkan support system yang tepat. Tak dipungkiri juga ketika menjadi Ibu baru, tekanan yang muncul bisa jadi jauh lebih besar. 

Selain mencari dukungan orang lain, Ibu juga harus memulai optimis akan menjalani hari lebih baik lagi ke depannya dan segala permasalahan pasti dapat dilalui.

4. Hindari Kontrasepsi

Menggunakan kontrasepsi tidak serta merta mulus dan tidak memunculkan sejumlah masalah. Inilah mengapa saat menggunakan kontrasepsi harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dan pasangan supaya menemukan alat kontrasepsi yang aman dan pas. 

Pada dasarnya, penggunaan
kontrasepsi akan mengganggu siklus ovulasi dan selanjutnya akan menyebabkan haid tidak lancar. Hal ini akan sangat mempengaruhi hormon yang ada pada tubuh Ibu juga.

5. Konsumsi Sejumlah Vitamin

Ternyata kekurangan vitamin tertentu seperti vitamin D atau vitamin B dapat membuat siklus haid tidak lancar. Ibu dapat mulai mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D dan B seperti ikan, telur, susu, daging merah, buah-buahan dan sayuran, hingga sinar matahari. 

Selain makanan, Ibu juga dapat menemukan vitamin dalam bentuk suplemen makanan atau obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter.

6. Menggunakan Ramuan Tradisional Alami

Melansir dari laman Health Detik, cara mengatasi haid tidak lancar juga dapat dilakukan dengan mengkonsumsi ramuan tradisional alami seperti
kunyit dan jahe. Kandungan pada rimpang kunyit ini dapat mengurangi peradangan, begitu jahe memiliki kandungan yang sama baiknya. 

Kunyit dan jahe sudah sangat akrab bagi para pecinta jejamuan karena memang enak dan mendatangkan efek segar di badan. Cara membuatnya juga cukup mudah, kunyit atau jahe dapat digeprek, diiris tipis, atau diblender lalu kemudian dimasak dan bisa juga diseduh dengan air panas. 

Setelahnya bisa langsung diminum atau bila ingin ada rasa manis, Ibu
bisa menambahkan sedikit gula jawa, gula pasir, hingga madu sesuai selera.

7. Berkonsultasi ke Dokter Kandungan atau Bidan

Cara mengatasi haid tidak lancar dapat juga dengan mengunjungi dokter kandungan atau Bidan langganan. Melalui dokter atau bidan pemeriksaan bisa jadi dapat dilakukan lebih lengkap dan jelas sehingga Ibu akan segera mengetahui secara pasti apa penyebab haid tidak lancar terjadi. 

Selanjutnya, ikuti saran dokter atau bidan supaya haid
tidak lancar dapat segera terobati dengan baik.

Pencegahan Terhadap Haid Tidak Lancar

Meski tidak memiliki riwayat terhadap haid tidak lancar, namun Ibu bisa juga melakukan tindakan pencegahan terhadap sindrom yang satu ini. 

Melansir dari berbagai sumber, ada banyak tindakan pencegahan yang dapat dilakukan seperti mulai rutin berolahraga, mengurangi makanan berlemak dan mulai mengkonsumsi sayur serta buah, menghindari gaya hidup tidak sehat seperti
mengkonsumsi alkohol atau merokok, mulai mencari cara mengelola stress, dan jangan takut untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan supaya penyebab haid tidak lancar dapat ditemukan segera.

Editor: Dwi Ratih

Kapan haid kembali lancar setelah melahirkan?

Periode pertama menstruasi pasca melahirkan disebut dengan masa nifas dan setiap ibu memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Biasanya menstruasi akan kembali setelah seorang ibu berhenti menyusui, berbeda dengan ibu yang tidak menyusui umumnya akan kembali menstruasi setelah lima minggu sejak melahirkan.

Kenapa ibu menyusui haid tidak teratur?

Dijelaskan pula oleh dr. Dyah Novita Anggraini, “Saat menyusui, hormon prolaktin menekan hormon reproduksi. Oleh sebab itu, siklus menstruasinya tidak lancar, terutama 6 bulan pertama.”.

Bagaimana cara agar cepat haid setelah melahirkan?

Haid tidak lancar setelah melahirkan merupakan salah satu kondisi yang wajar terjadi pada ibu baru..

Rutin berolahraga. … .

Pola makan yang sehat. … .

3. Hindari stres. … .

4. Hindari alat kontrasepsi. … .

Memenuhi kebutuhan vitamin..

Apa penyebab haid tidak lancar setelah melahirkan | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x