Apa yang terjadi jika NaCl dilarutkan di dalam air?

By On Saturday, October 15th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apa yang terjadi jika NaCl dilarutkan di dalam air? – Halo kawan-kawan semua, Selamat datang di web Trend Wisata ini. Pagi ini, kami di portal TrendWisata dotcom mau membagikan Q dan A yang mantab yang menampilkan tentang Apa yang terjadi jika NaCl dilarutkan di dalam air?. Kami persilakan tante dan om menonton dibawah ini:

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Natrium
klorida (NaCl) adalah bahan utama garam dapur

Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif
(anion), sehingga membentuk senyawa[netral]] (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa
senyawa anorganik seperti klorida (Cl−), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO−) dan
ion monoatomik seperti fluorida (F−), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium
klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.

Ada banyak macam-macam garam. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidroksida ketika dilarutkan dalam air maka dinamakan
garam basa. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidronium di air disebut sebagai garam asam. Garam netral adalah garam yang bukan garam asam maupun garam basa. Larutan
Zwitterion mempunyai sebuah anionik dan kationik di tengah di molekul yang sama, tetapi tidak disebut sebagai garam. Contohnya adalah asam amino, metabolit,
peptida, dan protein.

Larutan garam dalam air (Misalnya natrium klorida dalam air) merupakan larutan elektrolit, yaitu larutan yang dapat menghantarkan
arus listrik. Cairan dalam tubuh makhluk hidup mengandung larutan garam, misalnya sitoplasma dan darah. Tapi, karena cairan dalam benda ini juga mengandung banyak ion-ion lainnya, maka tidak akan membentuk garam setelah airnya diuapkan.

Ciri-ciri[sunting | sunting sumber]

Warna[sunting | sunting sumber]

Kalium dikromat, garam berwarna jingga yang digunakan sebagai pigmen

Mangan dioksida, garam yang berwarna hitam

Garam dapat berwarna cerah dan transparan (contohnya
natrium klorida), Buram, dan kadang juga berwarna metalik dan berkilau (Besi disulfida).

Garam
dapat berwarna macam-macam, seperti misalnya di bawah ini:

  • kuning (natrium kromat),
  • jingga (kalium dikromat),
  • merah
    (kalium ferisianida),
  • mauve (kobalt klorida heksahidrat),
  • biru (tembaga sulfat
    pentahidrat, ferric hexacyanoferrate),
  • ungu (kalium permanganat),
  • hijau (nikel klorida heksahidrat),
  • putih (natrium klorida/garam dapur),
  • tidak berwarna (Magnesium Sulfate Heptahidrat) dan
  • hitam (mangan dioksida).

Rasa[sunting | sunting sumber]

Di semua garam, ada 5 rasa berbeda, yaitu: asin
(natrium klorida), manis (timbal (II) asetat, beracun kalau sampai tertelan), asam
(kalium bitartrat), pahit (magnesium sulfat), dan
gurih (monosodium glutamat).

Bau[sunting |
sunting sumber]

Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat (“garam kuat”) biasanya stabil dan tidak berbau, sedangkan garam yang terbentuk dari asam lemah maupun basa lemah
(“garam lemah”) lebih berbau karena disebabkan oleh asam konjugasinya (contohnya asetat (asam asetat) pada
(cuka) dan sianida seperti hidrogen sianida) atau bisa juga karena basa konjugasinya (contohnya garam amonium seperti amonia). Dekomposisi parsial ini bisa dipercepat dengan penambahan air, karena hidrolisis merupakan setengah bagian lain dari
reaksi reversibel yang membentuk garam lemah.

Ion[sunting | sunting sumber]

Nama-nama garam diawali dengan nama ion kation (contohnya, natrium atau amonium) diikuti dengan nama ion
anion (contohnya, klorida atau asetat).

Ion yang termasuk kation diantaranya:

Besi (III) oksida (Fe2O3)

  • Amonium NH4+
  • Kalsium Ca2+
  • Besi Fe2+ and
    Fe3+
  • Magnesium Mg2+
  • Kalium K+
  • Pyridinium C5H5NH+
  • Quaternary ammonium NR4+
  • Natrium Na+

Ion yang termasuk anion termasuk:

  • Asetat
    CH3COO− (asam asetat)
  • Karbonat CO32− (asam karbonat)
  • Klorida Cl−
    (asam klorida)
  • Sitrat HOC(COO−)(CH2COO−)2 (asam sitrat)
  • Sianida C≡N−
    (asam sianida)
  • Hidroksida OH− (air)
  • Nitrat
    NO3− (asam nitrat)
  • Nitrit NO2− (asam nitrit)
  • Oksida O2−
    (air)
  • Fosfat PO43− (asam fosfat)
  • Sulfat
    SO42− (asam sulfat)

Pembentukan garam[sunting |
sunting sumber]

Timbal(II) sulfat (PbSO4)

Reaksi kimia untuk menghasilkan garam antara lain:

  1. Reaksi antara asam dan
    basa, misalnya asam klorida (HCl) + amoniak (NH3) → amonium klorida (NH4Cl).
  2. Reaksi antara
    logam dan asam kuat encer, misalnya Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2. Keterangan: logam mulia umumnya tidak bereaksi dengan cara ini.
  3. Reaksi antara logam dan
    nonlogam, misalnya, Ca + Cl2 → CaCl2
  4. Reaksi antara
    basa dan oksida asam, misalnya, 2 NaOH + Cl2O → 2
    NaClO + H2O
  5. Reaksi antara asam dengan oksida basa, misalnya, 2
    HNO3 + Na2O → 2 NaNO3 + H2O
  6. Garam juga dapat dibentuk apabila 2 garam yang berbeda
    dicampur. Ion-ion mereka akan membentuk campuran baru, misalnya:

Pb(NO3)2(aq) + Na2SO4(aq) → PbSO4(s) + 2 NaNO3(aq)

Lihat juga[sunting |
sunting sumber]

  • Garam asam juga dikenal sebagai garam hidrogen.
  • Garam alkali juga dikenal sebagai garam basa.
  • Garam dapur
  • Elektrolit
  • Halida
  • Ikatan ion
  • Garam kosher
  • Natron
  • Rute Garam Lama
  • Road salt
  • Menggarami dunia (penggunaan garam secara besar-besaran di tanah yang tidak subur dan mencegah kehidupan disitu)
  • Garam laut
  • Natrium
  • Garam meja
  • Zwitterion
  • Salinitas
  • Hipertensi
  • Metode Bresle (Metode yang digunakan untuk mengetahui apakah ada kandungan garam selagi pelapisan.)

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Mark Kurlansky (2002). Salt: A World History. Walker Publishing Company. ISBN 0-14-200161-9.

Apa yang terjadi jika NaCl larut dalam air?

Jika sejumlah serbuk garam dapur yang kandungan utamanya NaCl larut dalam air, maka yang akan terjadi adalah peristiwa ionisasi NaCl. Ion natrium positif dan ion klorida negatif akan terpisah dan melekat pada molekul air. Terbentuklah larutan garam dapur.

Apakah NaCl dapat larut dalam air?

Natrium klorida dikenal dengan garam dapur. Senyawa ini memiliki rumus NaCl dan larut dalam air.

Mengapa larutan NaCl dapat menghantarkan arus listrik sedangkan padatannya tidak?

Senyawa NaCl dalam keadaan padat tidak dapat menghantarkan listrik karena ion-ionnya tidak dapat bergerak bebas. Sebaliknya, larutan NaCl dapat menghatarkan listrik karena dalam keadaan tersebut ion-ionnya dapat bergerak bebas. Jadi, NaCl padatan tidak dapat menghantarkan listrik karena tidak ada ion-ion yang terurai.

Bagaimana sifat larutan garam dapur?

Sifat larutan garam dapur: Bersifat netral (pH = 7) Dapat menghantarkan listrik (bersifat konduktor) Merupakan larutan homogen (tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan.

Apa yang terjadi jika NaCl dilarutkan di dalam air? | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x