Apakah awal kehamilan perut terasa keras?

By On Wednesday, October 19th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apakah awal kehamilan perut terasa keras? – Halo ibu dan bapak semua, Selamat datang di website TrendWisata ini. Pagi ini, kami dari situs Trend Wisata dot com ingin share tanya jawab yang mantap tentang Apakah awal kehamilan perut terasa keras?. Ini dia sista dan agan melihat dibawah ini:

Jakarta

Perut sering terasa kencang dan berat saat hamil besar merupakan hal yang umum terjadi di trimester kedua dan ketiga. Tidak perlu panik karena hal itu umumnya bukan kondisi yang berbahaya.

Ya, Bunda jangan kaget ya jika seiring kehamilan yang kian membesar, perut akan terasa kencang dan berat. Hal ini biasanya karena rahim sedang membesar untuk menampung bayi yang sedang tumbuh.

Penyebab perut kencang pada ibu hamil

Saat rahim Bunda tumbuh, ia akhirnya mendorong dinding perut dan menyebabkan perut Bunda tegang dan terasa kencang. Mengutip Babycenter, menjelang akhir kehamilan, kontraksi Braxton Hicks dapat menyebabkan sensasi kencang berulang.

Ini normal saat tubuh Bunda bersiap untuk persalinan ya. Untuk itu, tetap hubungi dokter atau bidan jika Bunda mengalami nyeri tajam, perdarahan, atau nyeri yang tidak berhenti setelah 30 hingga 60 menit.

 Hal ini
karena perut mengencang dan mengeras ketika hamil memang tidak hanya karena pertumbuhan janin yang semakin besar ya, Bunda. Terdapat beberapa penyebab mengapa perut Bunda kencang dan mengeras selama kehamilan. Apa saja? Yuk kita simak terus ya.

Perut kencang pada trimester kedua dan ketiga

Dalam ulasan Babycenter, penyebab mengeras dan mengencangnya perut Bunda hamil bisa terjadi secara berbeda-beda pada Bunda hamil ya. Tidak selalu sama variasi maupun
durasinya. Sebab, setiap Bunda mempunyai bentuk perut yang tidak selalu sama dan kehamilan ke berapa juga cukup berpengaruh ya.

 Untuk sebagian besar Bunda, perut mengencang dan mengeras mungkin tidak cukup terasa pada trimester pertama. Bunda mungkin tidak merasakan banyak perubahan bentuk perut.

Jikapun ada, perbedaanya mungkin akan menjadi lunak dan terlihat sedikit lebih besar, disebut mirip dengan ketika Bunda mengalami kembung selama menstruasi atau setelah Bunda
makan dalam jumlah besar.

ilustrasi perut ibu hamil keras dan kencang/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Sorajack

Ukuran Si Kecil pada trimester pertama ini juga masih kecil, bahkan pada akhir trimester pertama, beratnya hanya bertambah setengah ons dan panjangnya sekitar 2 inci.
Rahim Bunda masih terletak di panggul, terlindungi dengan baik oleh tulang-tulang yang kuat.

 Pada awal kehamilan, perut yang lebih besar atau rasa sesak mungkin disebabkan oleh perubahan pencernaan. Saat rahim Bunda mengambil lebih banyak ruang di panggul Bunda, itu mendorong usus ke atas.

Selain itu, perubahan hormonal memperlambat pencernaan, yang menyebabkan peningkatan gas dan sembelit. Bunda akan mulai merasa dan terlihat lebih hamil seiring berjalannya waktu. Pada
akhir trimester ini atau awal trimester kedua, Bunda mungkin mulai terlihat.

Setelah memasuki trimester kedua atau ketiga, saat rahim Bunda tumbuh, akhirnya mendorong dinding perut, membuat perut Bunda terasa kencang. Otot dan ligamen di sekitar rahim Bunda juga meregang, yang dapat menyebabkan kram ringan.

 Saat Bunda hamil sekitar 20 minggu, rahim Bunda berada di pusar. (Obgyn atau bidan akan mengukur pertumbuhan rahim dan mengevaluasi bayi dan tubuh Bunda pada setiap
kunjungan pranatal.)

Simak penyebab perut ibu hamil keras dan kencang di halaman selanjutnya!

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga tanda kontraksi palsu dan asli, apakah perut kencang dan mengeras? Temukan jawabannya dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan
Trimester 1 setiap minggu.
Cek Yuk

Proses kehamilan adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Ibu dan Ayah. Memang kehamilan adalah proses yang mengharukan sekaligus mem…


21 ibu tandai artikel ini bermanfaat


Proses
kehamilan adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Ibu dan Ayah. Memang kehamilan adalah proses yang mengharukan sekaligus membahagiakan. Ibu akan mengalami perubahan pada tubuh seperti perut membesar, payudara membesar, kulit menjadi lebih lembab sekaligus berjerawat, pembuluh darah terlihat, dan lapisan vagina juga menebal.
[1]Selain beberapa tanda-tanda fisik seperti di atas, tak jarang proses kehamilan juga dilengkapi dengan lebih mudah mual, frekuensi buang air kecil meningkat, sembelit hingga perut kencang saat
hamil.[2]

Baca Juga: 3 Aktivitas yang Bisa Ibu Lakukan untuk Mengatasi Perut Begah Saat
Hamil

Di kehamilan pertama, Ibu pasti bertanya-tanya kenapa perut kencang saat hamil. Ternyata memiliki perut kencang saat hamil adalah hal yang normal lho bu, terutama perut kencang saat hamil trisemester 3. Untuk lebih lanjut ada beberapa penyebab perut kencang saat hamil yang umumnya terjadi, seperti:

Penyebab Perut Kencang saat Hamil

1. Perkembangan Rahim dan Janin

Salah satu alasan mengapa perut terasa kencang saat
hamil adalah karena terdapat proses perkembangan pada janin dan Rahim Ibu. Ketika Ibu sedang hamil ukuran rahim dalam perut Ibu ikut membesar mengikuti ukuran janin yang terus membesar. Hasilnya, ketika perut Ibu melebar, otot perut akan tertarik dan mungkin membuat rasa nyeri di dalam perut.
[3]

Selanjutnya, Ibu perlu tetap perlu berjaga-jaga karena penyebab perut kencang saat hamil juga bisa menjadi tanda-tanda persalinan prematur atau keguguran. Beberapa tanda-tanda keguguran sebagai berikut perut terasa kram, punggung bagian bawah terasa sakit, terdapat pendarahan
atau bercak, dan terdapat cairan yang keluar dari vagina.

Baca Juga: Cara Mengatasi Perut Panas Saat Hamil

2. Round Ligament

Belum banyak yang tahu bahwa alasan mengapa perut kencang saat hamil trisemester 3 juga bisa disebabkan oleh round
ligament. Tahukah Ibu, bahwa saat proses kehamilan terdapat beberapa ligamen yang mengelilingi dan menahan uterus.[4] Selanjutnya, round ligament akan memberikan efek nyeri pada daerah perut, pinggul, hingga ke pangkal paha pada saat proses kehamilan yang diberi nama round ligament
pain.

3. Perut Kencang saat Hamil Akibat Pergerakan Bayi

Alasan mengapa perut kencang saat hamil berikutnya adalah karena terdapat pergerakan bayi di dalam Rahim. Saat hamil, Ibu akan merasakan perut menjadi kencang akibat bayi yang sedang bergerak di dalam perut. Pergerakan bayi yang membuat perut Ibu hamil menjadi kencang umumnya terjadi pada trimester 3.

4. Kontraksi

Salah satu alasan mengapa perut treasa kencang di usia kehamilan
trisemester 3 perut sering kencang berikutnya adalah karena Ibu mengalami kontraksi. Proses kontraksi memang hal yang umum terjadi pada Ibu hamil dan biasanya terjadi pada trimester ketiga. Frekuensi kontraksi yang tinggi juga dapat menyebabkan perut Ibu kencang dan merasa sakit. Namun, tahukah Ibu terdapat dua macam kontraksi yang umumnya terjadi pada Ibu hamil, yang pertama adalah kontraksi palsu dan yang kedua adalah kontraksi yang sebenarnya.

  • Kontraksi Palsu
    Kontraksi pertama yang dirasakan Ibu hamil adalah kontraksi palsu atau yang dikenal dengan Braxton Hicks. [5]Kontraksi ini akan membuat perut Ibu kencang dan tidak nyaman, namun, Ibu tidak perlu khawatir karena kontraksi palsu bisa hilang dan timbul. Kontraksi palsu ini biasanya terjadi
    saat Ibu sedang melakukan aktivitas olahraga atau melakukan hubungan suami istri.[6]
  • Kontraksi Persalinan
    Beberapa cara yang bisa Ibu lakukan untuk menangani Braxton Hicks adalah dengan cara beristirahat atau berganti posisi tidur. Jika kontraksi palsu tidak
    hilang setelah Ibu sudah melakukan kedua cara di atas berarti Ibu mengalami kontraksi persalinan. Kontraksi persalinan akan muncul di trimester 3, ketika kehamilan Ibu sudah mau memasuki masa persalinan. Semakin dekat dengan masa persalinan kontraksi akan terjadi lebih lama dan semakin kuat. Hasilnya perut Ibu akan terasa kencang.

Baca Juga:
Cara Mengatasi Kontraksi Ibu Hamil

5. Irritable Uterus

Selain 4 penyebab perut kencang saat hamil di atas, ternyata penyebab perut kencang juga bisa disebabkan oleh irritable uterus. Irritable uterus adalah kondisi ketika otot Rahim Ibu berkontraksi tetapi tidak
menyebabkan persalinan atau perubahan di dalam serviks atau persalinan. Kondisi perut kencang akibat irritable uterus memang mirip dengan kontraksi palsu, yang membedakannya adalah kondisi irritable uterus disebabkan karena Ibu kurang cairan atau kurang istirahat. Ketika Ibu memenuhi kebutuhan cairan Ibu, rasa nyeri akibat irritable uterus pun akan berkurang.

6. Plasenta Terpisah atau Abrupsio Plasenta

Plasenta adalah penopang
bagi janin. Plasenta membuat janin dapat memperoleh oksigen dan nutrisi makanan. Hal ini bisa menjadi penyebab perut kencang saat hamil trisemester 3. Sebaiknya, segera cek ke dokter jika Ibu mengalami hal ini.

7. Dehidrasi saat Hamil

Salah satu penyebab perut kencang saat hamil adalah dehidrasi. Ibu hamil perlu minum air mineral dengan rutin. Pasalnya, volume darah saat hamil meningkat untuk bayi dan plasenta. Tak hanya itu, air ketuban pun terbentuk dari air
mineral. Oleh karena itu, Ibu hamil harus rutin konsumsi air mineral.

8. Kandung Kemih

Perut terasa kencang dan sering uang air kecil saat hamil trisemester 3 bisa disebabkan oleh penuhnya kandung kemih. Pastikan Ibu tak menahan buang air kecil.

9. Konsumsi Susu Hamil Berlebihan

Perut terasa kencang saat hamil bisa disebabkan karena minum susu yang berlebihan saat hamil. Minum susu memang baik untuk janin dan Ibu, tapi pastikan
jumlah asupan yang masuk dalam tubuh tidak berlebihan.

10. Gas dalam Perut

Salah satu faktor yang membuat perut kencang saat hamil adalah adanya gas dalam perut. Hal ini biasanya dipicu oleh makanna yang Ibu konsumsi.

Itulah 10 alasan mengapa perut kencang saat hamil bisa terjadi. Namun Ibu tak perlu khawatir karena tentu ada cara mengatasi perut kencang saat hamil. Ada baiknya Ibu memastikan penyebab perut Ibu kencang saat hamil untuk mencari solusi yang
tepat. Jika sudah melakukan solusi yang diberikan di atas, namun perut Ibu tetap kencang, ada baiknya Ibu memeriksakannya ke dokter.

Baca Juga: 6 Makanan dan Minuman yang Bisa Ibu Konsumsi sebagai Cara Mengatasi Mual saat Hamil

Apa yang
Harus Dilakukan saat Perut Kencang di Masa Kehamilan?

Cara mengatasi perut kencang saat hamil adalah dengan cukup istirahat dan tidur dengan posisi yang tepat. Jika perut terasa kencang saat hamil terjadi berhari-hari, sebaiknya cara mengatasi perut kencang saat hamil yang utama dalam hal ini adalah segera pergi ke dokter kandungan.


[1] Second trimester pregnancy: What to expect. (2017, June 21). Retrieved from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20047732

[2] Pregnancy Changes: Your Baby, Your Body. (2011, July 12). Retrieved from https://www.webmd.com/baby/features/pregnancy-stages-baby-body

[3] Galan, N. (2018, April 28). Stomach tightening during pregnancy: When to see a doctor. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/321659.php

[4] Valencia Higuera. (n.d.). What Does Round Ligament Pain Feel Like: Symptoms. Retrieved from https://www.healthline.com/health/pregnancy/round-ligament-pain

[5] Braxton Hicks Contractions – StatPearls – NCBI Bookshelf. (2019, May 2). Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470546/

[6] Toward an operative diagnosis of fussy/picky eating: a latent profile approach in a population-based cohort. (2014, February 10). Retrieved from https://ijbnpa.biomedcentral.com/articles/10.1186/1479-5868-11-14

|||/Articles/Articles/Kehamilan/Perkembangan
Janin/kenali-perkembangan-janin-usia-7-minggu

Apakah perut ibu hamil 1 minggu keras?

Pada usia kehamilan trimester pertama atau yang disebut usia 3 bulan pertama kehamilan (0-12 minggu), biasanya perut belum terlalu keras. Pada usia kehamilan ini, rahim sudah mulai berkembang dan meregang. Bayi pun akan cepat berkembang di usia ini, sehingga perut terkadang terasa sangat kencang.

Bagaimana cara mengetahui perut Hamil?

Ada beberapa tanda pada perut yang bisa dirasakan dan bisa jadi indikasi seorang perempuan sedang hamil..

Perut seperti kembung saat ditekan. … .

Perut terasa kram saat ditekan. … .

Perut mulas saat ditekan. … .

Mual dan muntah saat perut ditekan. … .

Perut terasa membesar saat disentuh. … .

Ingin buang air kecil (BAK) saat perut ditekan..

Perut keras apakah tanda awal kehamilan?

Perut terasa keras, buncit, payudara yang putingnya mengeras, dan terasa sakit, napas tidak terkontrol bukan merupakan pertanda pasti hamil, akan tetapi pada awal kehamilan juga bisa dirasakan keluhan serupa oleh beberapa wanita,” jelasnya.

Bagaimana ciri ciri perut hamil muda?

Tanda-tanda Hamil Muda pada Perut.

Perut Terasa Kembung Saat Dipegang. Ibu akan merasa perut kembung ketika dipegang. … .

Perut Terasa Kram Saat Dipegang. … .

Perut Terasa Seperti Sembelit. … .

4. Rasa Mual dan Muntah. … .

Perut Terasa Lebih Besar Saat Dipegang. … .

6. Mudah Buang Air Kecil. … .

7. Perut Terlihat Lebih Kecil Saat Tidur..

Apakah awal kehamilan perut terasa keras? | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x