Apakah dampak dari penjajahan Jepang yang masih terasa hingga sekarang?

By On Wednesday, October 26th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apakah dampak dari penjajahan Jepang yang masih terasa hingga sekarang? – Apa khabar Agan semua, Terima Kasih sudah berkunjung ke website TrendWisata ini. Di hari yang cerah ini, saya dari blog TrendWisata dotcom akan berbagi pertanyaan dan jawaban yang bagus yang membahas Apakah dampak dari penjajahan Jepang yang masih terasa hingga sekarang?. Kami persilakan om dan tante menyimak setelah ini:

We’ve updated our privacy policy so that we are compliant with changing global privacy regulations and to provide you with insight into the limited ways in which we use your data.

You can read the details below. By accepting, you agree to the updated privacy policy.

Thank you!

View updated privacy policy

We’ve encountered a problem, please try again.

Sobat Zenius, di kelas 11 kalian udah mulai flashback ke masa lalu–bukan masa lalu elo sama mantan, ya–tapi Indonesia dengan Jepang! Jepang pernah menduduki Indonesia pada tahun  1942-1945 dan melaksanakan berbagai kegiatan di negara kita ini. Kira-kira, apa aja ya dampak pendudukan Jepang di Indonesia?

Langsung aja kita bahas bareng melalui artikel ini, yuk!

  • Kilas Balik Pendudukan Jepang di Indonesia
  • Apa Saja Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia?
  • Penutup

Kilas Balik Pendudukan Jepang di Indonesia

Sebelum kita bahas dampak dari peristiwa sejarah ini, kita harus buka lagi rangkuman pendudukan Jepang di Indonesia. Enaknya mulai dari mana, ya?

Kita ulik lagi sejarah pendudukan Jepang di Indonesia, yuk! (Dok. Wikimedia Commons)

Coba kita lihat lagi yuk, apa sih
tujuan pendudukan Jepang di Indonesia?

Jadi, dulu Jepang pernah cekcok sama Amerika Serikat yang nggak suka dengan gerakan imperialisme Jepang. Karena keributan ini, akhirnya Jepang nggak dapat suplai minyak dari Amerika Serikat. Padahal, Jepang waktu itu keperluannya lagi banyak banget.

Makanya, Jepang memantau nih, di mana lagi mereka bisa mendapatkan stok bahan bakar minyak, ya? Akhirnya, didaratkanlah sasaran Jepang pada negara Indonesia yang sedang berada di bawah jajahan sekutu.

Akhirnya, Jepang tiba di Indonesia, tepatnya di Tarakan, pada 1942. Kenapa masa ini disebut dengan “pendudukan” alih-alih “penjajahan”? Karena setibanya di Indonesia, Jepang mulai mengambil alih berbagai wilayah di Indonesia yang saat itu dikuasai oleh sekutu.

Hal ini juga
menunjukkan bagaimana sifat pendudukan Jepang di Indonesia adalah secara militer. Mereka mengerahkan pasukan untuk menyerang dan merampas dari Sekutu. Setelah berhasil mengusir sekutu, dimulailah masa pendudukan Jepang di Indonesia dengan berbagai kegiatan dan kebijakannya.

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan
contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapanmu sekarang juga!

Baca Juga:
Proses Kedatangan Jepang ke Indonesia – Materi Sejarah Kelas 11

Dulu, rakyat Indonesia dijanjikan kemerdekaan oleh Jepang, dan ada beberapa tokoh seperti Soekarno, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat yang menyambut baik kedatangan mereka.

Apalagi, Jepang waktu itu menunjukkan bahwa seolah-olah mereka akan benar-benar membawa
Indonesia menuju kemerdekaan dengan membawa diri sebagai Hakko Ichiu, mempropagandakan gerakan 3A, memberi janji kemerdekaan, menunjukkan simpati terhadap pergerakan rakyat Indonesia untuk mengupayakan kemerdekaan, serta membentuk organisasi-organisasi yang tujuannya memberi kemudahan pada keseharian rakyat Indonesia.

Hal-hal yang gue sebutkan tadi kedengarannya kayak jadi dampak baik dari pendudukan Jepang di Indonesia. Namun sebenarnya nggak gitu, lho. Makanya ada juga
pihak-pihak yang sangsi dengan kedatangan Jepang, apalagi setelah melihat dampak-dampak dari pendudukan Jepang.

Sekarang, gue akan mulai bahas dampak positif dan negatif pendudukan Jepang di Indonesia.

Ilustrasi pelatihan militer di Indonesia (Dok. Wikimedia Commons)

Pertama untuk dampak positifnya, karena Jepang kerap kali menjadikan rakyat Indonesia sebagai pembantu dalam perang,
rakyat Indonesia jadi memperoleh kesempatan untuk belajar tentang hal-hal yang berkaitan dengan militer, salah satunya melalui pelatihan militer di Pembela Tanah Air (PETA). Nantinya, ilmu yang mereka dapat ini bisa mereka gunakan untuk melancarkan perlawanan-perlawanan rakyat terhadap Jepang.

Dampak positif lainnya, dulu di bidang kesenian dan kebudayaan, Indonesia udah cukup terorganisir lho, dalam dunia perfilman. Namun  saat pendudukan Jepang, hal ini lebih
meningkat lagi. Hanya saja, waktu itu fokusnya cuma boleh ke menunjukkan dukungan terhadap Jepang.

Ada kegiatan pendudukan Jepang yang menumbuhkan rasa nasionalisme rakyat Indonesia (Dok. Pixabay)

Jepang juga memperbolehkan penggunaan Bahasa Indonesia. Ini berhasil membangunkan rasa nasionalisme dalam diri rakyat Indonesia. Rasa nasionalisme juga dikembangkan oleh Jepang dalam rakyat Indonesia melalui upacara bendera.

Baca
Juga:
Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Jepang – Materi Sejarah Kelas 11

Namun, sekarang kalau kita lihat dampak negatifnya, malah ada lebih banyak, lho. Padahal, banyak janji-janji manis yang diberikan oleh Jepang kepada Indonesia.

Dalam agenda selama masa pendudukannya di Indonesia, Jepang banyak
melaksanakan kegiatan-kegiatan yang pada akhirnya malah merugikan dan menyengsarakan rakyat Indonesia
. Hal ini mereka lakukan untuk memenuhi keperluan mereka baik di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Di bidang politik, Jepang melakukan restrukturisasi pemerintahan, reorganisasi administrasi, propaganda dan akomodasi tokoh penguasa melalui gerakan 3A dan organisasi-organisasi seperti Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), Chuo Sangi In, dan Jawa Hokokai, 
serta mobilisasi massa dengan tujuan memperoleh dukungan politik dan militer dari rakyat Indonesia.

Di bidang ekonomi, balik lagi ke tujuan awal Jepang ke Indonesia adalah untuk memperoleh sumber daya alam, terutama minyak bumi. Mereka mengambil aset-aset ekonomi yang dulunya dikuasai oleh Sekutu. Mereka juga mengadakan setoran wajib dan koperasi bersama, yang akhirnya tetap merugikan rakyat Indonesia karena Jepang tetap menerima lebih banyak dari rakyat Indonesia sendiri.

Nah, di
bidang sosial, Jepang melakukan eksploitasi terhadap rakyat Indonesia. Gimana caranya? Mereka membentuk Romusha atau tenaga kerja paksa yang terdiri atas para laki-laki Indonesia yang direkrut oleh Romukyokai. Sedangkan yang perempuan dijadikan Jugun Ianfu atau tenaga penghibur tentara untuk memuaskan hasrat tentara Jepang.

Baca Juga: Romusha dalam Masa Pendudukan Jepang di Indonesia – Materi Sejarah Kelas 11

Elo bisa nonton video yang menjelaskan lebih lanjut tentang kegiatan sosial pada masa pendudukan Jepang dengan klik banner di bawah ini.

Kemudian di bidang budaya, ada kebiasaan Seikerei yang ingin ditanamkan oleh Jepang pada
Indonesia, tapi itu bertentangan dengan cara ibadah umat muslim. Hal itu berkaitan dengan membungkukkan badan terhadap kaisar yang merupakan manusia, padahal bagi umat muslim, gerakan ini dilakukan ketika berdoa kepada Allah.

Penutup

Oke deh, kita sudah sampai di penghujung artikel. Sekarang, elo udah paham kan, apa aja dampak pendudukan Jepang di Indonesia?

Sebelum gue tutup artikelnya, gue punya pertanyaan yang gue mau elo coba jawab
sambil menyertakan pendapat elo.

Menurut elo, apa dampak negatif yang paling merugikan dan apa alasannya? Gue tunggu jawaban elo di kolom komentar, ya!

Sekian dulu untuk artikel kali ini, ketemu lagi di tulisan gue lainnya, ya!

Apa saja pengaruh pendudukan Jepang di Indonesia yang masih dapat dirasakan sampai saat ini?

pengaruh masa pendudukan Jepang yang masih bisa dirasakan hingga saat ini adalah masuknya semangat nasionalisme dalam kurikulum pengajaran, dan penghapusan diskriminasi siswa yang dapat mengikuti pembelajaran.

Apa dampak dari penjajahan Jepang?

Dampak pendudukan jepang di indonesia dapat dilihat di bawah ini, yakni: Diadakannya Romusha yang sangat menyengsarakan rakyat Banyak Militer Jepang yang mengambil secara paksa makanan, pakaian, dan perbekalan lainnya dari rakyat Indonesia dan tanpa kompensasi Banyak wanita muda Indonesia yang digunakan sebagai wanita …

Apa saja dampak positif dari pendudukan Jepang di Indonesia?

dampak positif pendudukan jepang antara lain diperbolehkannya penggunaan bahasa Indonesia, didirikannya kumyai, menghapuskan diskriminasi dalam pendidikan, membentuk strata warga, diperkenalkannya sistem pertanian dan melatih dan melatih dan juga mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia.

Apa dampak pendudukan Jepang dalam bidang kebudayaan Indonesia?

Beberapa akibat pendudukan Jepang bidang sosial budaya antara lain: Kesulitan proses komunikasi antarpulau dan dunia luar karena semua saluran komunikasi dikendalikan Jepang. Semua nama-nama kota yang menggunakan bahasa Belanda diganti Bahasa Indonesia seperti Batavia menjadi Jakarta dan Buitenzorg menjadi Bogor.

Apakah dampak dari penjajahan Jepang yang masih terasa hingga sekarang? | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x