Apakah setiap menyusun laporan keuangan harus membuat jurnal penyesuaian terlebih dahulu

By On Wednesday, September 14th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Apakah setiap menyusun laporan keuangan harus membuat jurnal penyesuaian terlebih dahulu – Pa kabar teman-teman semua, Thanks dah mau datang ke halaman blog Trend Wisata ini. Siang ini, saya di situs Trend Wisata ingin membagikan Q dan A yang cool yang mengulas Apakah setiap menyusun laporan keuangan harus membuat jurnal penyesuaian terlebih dahulu. Langsung saja sista dan agan tonton setelah ini:

Didalam akutansi banyak para pebisnis masih tabu dalam mendengar istilah – istilah ekonomi akuntansi. Salah satu istilah akuntansi yang sering Anda dengar adalah jurnal penyesuaian. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara lengkap pengertian dan fungsi jurnal penyesuaian.

Sebelum membahas jurnal penyesuaian secara spesifik, pengertian jurnal secara umum dalam akuntansi ialah sebuah dokumen untuk mencatat semua transaksi secara rinci dan teliti. Ada berbagai jenis jurnal, mulai dari jurnal khusus, jurnal umum, jurnal penutup, jurnal koreksi dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui pengertian jurnal penyesuaian yang baik, dipastikan Anda dapat membuat laporan keuangan yang baik, namun juga perlu ketelitian dalam melakukan penyesuaian jurnal tersebut

Sebelum mengetahui fungsi jurnal penyesuaian secara spesifik, secara umum fungsi jurnal diantaranya adalah :

Fungsi pencatatan, semua transaksi harus dicatat sesuai dengan bukti transaksi.

Fungsi historis, transaksi harus dicatat secara sistematis sesuai dengan urutan waktu.

Fungsi analisis, transaksi yang dicatat harus dianalisis buktinya dan dikelompokkan dalam sisi debit atau kredit.

Fungsi instruktif, pencatatan jurnal merupakan perintah untuk melakukan pemindahan dalam buku besar.

Fungsi informatif, dengan melihat jurnal Anda dapat mengetahui informasi suatu transaksi.

Pada dasarnya hampir semua pebisnis menginginkan suatu perkembangan kearah yang lebih positive atau bisa dikatakan mendapatkan nilai baik pada perusahaanya.

Baca Juga : 4 Contoh Jurnal Khusus dan Penjelasan Lengkapnya

Maka dari itu sebuah perusahaan harus memiliki sebuah laporan keuangan yang baik , yang dimana untuk membuat laporan keuangan yang baik itu akan meningkatkan sebuah nilai yang baik pula pada investasi perusahaan. Salah satu yang dibuat perusahaan adalah jurnal penyesuaian.

Tidak sedikit yang masih bingung dengan pengertian jurnal penyesuaian. Yang sebenarnya jurnal penyesuaian adalah salah satu bagian dari laporan keuangan yang sangat penting dan tidak mudah untuk dilakukan, dan jika Anda ingin membuatnya, disarankan untuk mengetahui cara dan contoh laporan penyesuaiannya terlebih dahulu.

Dalam pembuatan jurnal penyesuaian ini harus dilakukan dengan teliti. Didalam pencatatan akuntansi, pengertian jurnal akuntansi ini memiliki fungsi nya tersendiri. Untuk itu, kita juga harus mengenali lebih dalam. Tentang apa sebenarnya pengertian jurnal penyesuaian dan fungsi nya tersebut.

Pengertian Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian adalah suatu proses penyesuaian tentang catatan atau fakta yang sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Jurnal penyesuaian dapat disusun berdasarkan perolehan data dari neraca saldo dan data hasil (informasi) penyesuaian akhir periode.

Di dalamnya jurnal penyesuaian dikenal juga ayat jurnal. Suatu hal yang harus diketahui dengan ayat jurnal adalah jurnal yang dibuat melalu informasi transaksi sebagai bahan perubahan dalam jurnal ini. Atau sebagai proses pencatatan perubahan saldo. Berasal dari beberapa akun, sehingga mencerminkan jumlah saldo yang sebenarnya.

Waktu Yang Tepat Membuat Jurnal Penyesuaian

Jurnal penyesuaian memang tidak harus selalu dibuat oleh sebuah perusahaan. Namun, ada beberapa kondisi yang mengharuskan sebuah perusahaan membuatnya. Jurnal penyesuaian seharusnya dibuat jika terdapat kejadian dibawah ini, seperti :

1. Transaksi sudah dicatat, tapi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Transaksi ini bisa saja terjadi pada suatu beban perusahaan yang dibayar di muka. Meskipun terkadang dikatakan sebagai harta, akan tetapi jika merupakan beban, maka harus tetap ditulis sebagai beban. Karena beban merupakan aktiva lancar. Selain itu bisa juga terjadi pada pemakaian perlengkapan. Misal ada perlengkapan kantor yang masuk dalam kelompok harta dan kelompok beban. Keduanya akan berbeda, maka harus disesuaikan melalui laporan ini.

2. Transaksi yang belum tercatat namun telah terjadi.

Pada bagian ini, ada contoh kejadian yang membuat jurnal penyesuaian perlu dibuat. Ketika beban wajib atau hutang belum dibayar. Misalkan pada gaji karyawan bulan Desember 2018 yang baru dibayarkan pada bulan Januari 2019.

Selain kondisi yang mengharuskan menggunakan jurnal penyesuaian adapula Jenis-jenis akun yang membutuhkan penyesuaian pada akhir periode.

a. Akun pendapatan diterima di muka membutuhkan penyesuaian dikarenakan waktu terus berjalan atau adanya prestasi yang diserahkan kepada pelanggan.

b. Akun beban membutuhkan penyesuaian dikarenakan terdapat beban yang belum dihitung atau dibayar sehingga belum menjadi suatu beban.

c. Akun pendapatan membutuhkan penyesuaian tersebab adanya pendapatan yang belum dihitung atau bisa juga penerimaan belum sepenuhnya menjadi suatu pendapatan.

d. Akun perlengkapan membutuhkan penyesuaian dikarenakan adanya pemakaian.

e. Akun aktiva tetap membutuhkan penyesuaian dikarenakan terdapat penyusutan aktiva

f. Akun beban dibayar di muka dimana akun ini membutuhkan penyesuaian sebab waktu sudah dijalani atau jatuh tempo.

Fungsi Jurnal Penyesuaian

Secara umum, pengertian fungsi jurnal penyesuaian adalah menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode dan menghitung pendapatan dan beban yang sebenarnya selama periode yang bersangkutan.

Adapun bebrapa fungsi jurnal penyesuaian adalah sebagai berikut:

a. Menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode sehingga setiap perkiraan saldo riil, khususnya perkiraan harta dan kewajiban menunjukkan jumlah yang sebenarnya.

b. Agar pada akhir periode akun riil yaitu harta, kewajiban dan modal menunjukkan keadaan yang sebenarnya.

c. Agar akun-akun nominal, yaitu akun pendapatan dan beban dapat diakui dalam suatu periode dan menunjukkan keadaan yang sebenarnya.

d. Menghitung setiap perkiraan nominal (perkiraan pendapatan dan beban) yang sebenarnya selama periode yang bersangkutan.

Dengan adanya pengertian jurnal penyesuaian serta fungsinya, disini Anda dapat mengerti tentang jurnal penyesuaian dan fungsinya sehingga Anda lebih mudah dalam membuat laporan keuangan Anda. Dan dalam sistem pembukuan keuangan berbasis cloud technology, terdapat fitur penyesuaian jurnal yang membantu Anda dalam membuat laporan keuangan Anda.

Harmony sebagai solusi dalam membantu Anda membuat laporan keuangan dengan sistem pembukuan keuangan berbasis cloud technology. Gunakan Harmony sekarang disini, dan dapatkan 30 Hari Gratis penggunaannya dan jadilah pebisnis sukses yang revolusioner dalam hal laporan keuangan berbasis cloud technology hanya di Harmony.

Jurnal penyesuaian adalah salah fitur di dalam sebuah software akuntansi yang sering didengar.

Lalu, apa saja contoh jurnal penyesuaian dan bagaimana cara membuat jurnal penyesuaian ?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai jurnal penyesuaian, maka kita perlu memahami apa itu jurnal terlebih dahulu.

pengertian jurnal secara umum di dalam akuntansi adalah dokumen yang bertujuan untuk mencatat semua transaksi dengan lebih detail dan rinci.

Jenis jurnal sendiri terbagi menjadi beberapa macam misalnya jurnal umum, jurnal penutup, jurnal khusus, dan lain sebagainya. Sekarang kita akan membahas mengenai jurnal penyesuaian.

Pengertian Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian adalah jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan.

Mengapa memerlukan proses pencatatan terhadap akun transaksi ?

Karena pada akhir periode nanti akan banyak saldo akun di buku besar yang dilaporkan tanpa melakukan perubahan apapun dalam laporan keuangan.

Akuntansi sendiri mempunyai prinsip berbasis akrual maksudnya prinsip pengakuan pendapatan pada periode yang sudah diperoleh bukan pada periode penerimaan kas.

Prinsip tersebut berhubungan pula dengan tujuan dari penyusunan jurnal penyesuaian yaitu untuk mengubah transaksi menjadi metode akuntansi akrual

Di dalam jurnal penyesuaian terdapat ayat jurnal penyesuaian yaitu jurnal yang dibuat untuk mengetahui informasi transaksi seperti perubahan didalam jurnal.

Baca juga : Pengertian dan Tahapan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Fungsi Jurnal Penyesuaian

Secara umum, fungsinya untuk menghitung pendapatan serta beban pada periode tertentu dan menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode.

Adapun beberapa fungsi lainnya yaitu :

  • Untuk menghitung perkiraan pendapatan dan beban selama periode tertentu.
  • Pada akhir periode dapat menampilkan akun riil (harta, kewajiban, dan modal) dan akun nominal (pendapatan dan beban) dapat diakui karena menunjukkan keadaan yang terjadi dalam satu periode
  • Menetapkan saldo pencatatan akun buku besar di akhir periode dan dapat menunjukkan perkiraan dari akun riil terlebih harta dan kewajiban.

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

Ada beberapa tahap yang dapat kamu lakukan untuk cara membuat  penyesuaian yaitu:

  • Membuat neraca saldo yang belum disesuaikan
  • Menganalisa masing-masing akun
  • Lalu mencari data transaksi yang sudah tercatat tetapi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya
  • Selain itu, kamu juga mencari transaksi yang hilang (belum tercatat) tapi sudah terjadi
  • Terakhir, mencatat ayat jurnal penyesuaian

Baca juga : Memahami Buku Besar Akuntansi dan Fungsinya Dalam Bisnis

Contoh Jurnal Penyesuaian Untuk Bisnis

Sebelumnya kita akan membahas mengenai akun-akun yang memerlukan penyesuaian. Ada 6 akun dalam akuntansi yang memerlukan penyesuaian di akhir periode diantaranya:

Akun Perlengkapan memerlukan penyesuaian dikarenakan adanya pemakaian

Kedua, akun aktiva tetap karena adanya penyusutan aktiva

Ketiga, akun pendapatan diterima di muka memerlukan penyesuaian karena seiring berjalannya waktu nanti prestasi akan diserahkan ke pelanggan.

Keempat, beban dibayar di muka bila ada penjualan yang sudah jatuh tempo

Selanjutnya, akun pendapatan bila ada pendapatan yang belum terhitung sehingga belum menjadi pendapatan.

Terakhir, akun beban karena ada beban yang belum terhitung pembayarannya maka dijadikan beban.

Berdasarkan akun-akun yang memerlukan penyesuaian maka, kita akan membuat contohnya pada bisnis, sebagai berikut :

Penyusutan Peralatan

Penyusutan peralatan harus dilakukan pencatatan di penyesuaian dicatat pada bagian pengakuan beban penyusutan oleh perusahaan. Beban penyusutan merupakan penggunaan dari aktiva tetap yang diakui.

Nantinya beban penyusutan akan masuk ke dalam laporan laba rugi tetapi sebelumnya harus dilakukan penyesuaian.

Pendapatan diterima di muka

Hal yang perlu diingat pendapatan yang didapatkan dimuka tidak tercatat sebagai suatu pendapatan melainkan akan dicatat sebagai hutang. Karena perusahaan belum melakukan adanya pendapatan yang nyata jadi belum menjadi hak perusahaan.

Beban dibayar di muka

Jadi perusahaan akan membayar beban untuk periode yang akan datang terlebih dahulu maka disebut beban dibayar dimuka.

Apabila kamu menemukan beban yang harus dibayarkan pada periode selanjutnya maka akan dilakukan perhitungan beban apa saja yang akan dibayarkan pada laporan periode sekarang.

Perlengkapan yang tersisa

Perlengkapan merupakan bahan yang dibeli oleh perusahaan untuk  kepentingan operasional perusahaan.

Maka dari itu harus dilakukan pencatatan pemakaian peralatan atau bisa juga dengan perhitungan dari fisik barang yang ada atau masih tersisa.

Itu dia penjelasan mengenai jurnal penyesuaian mulai dari pengertian, fungsi, serta contoh jurnal penyesuaian yang harus dicatat setiap perusahaan dalam menyusun laporan keuangan.

Tapi sekarang kamu enggak perlu susah-susah untuk melakukan pencatatan laporan keuangan.

Kenapa? karena sekarang udah ada aplikasi atau platform yang memudahkan pencatatan penjualan produk mulai dari akuntansi yang sudah termasuk jurnal penyesuaian juga.

Terus kamu juga enggak perlu repot-repot untuk melakukan pencatatan stok karena sudah ada fitur untuk menghitungnya sampai upload foto produk juga gak harus satu-satu di masing-masing marketplace yang banyak.

Nah, untuk menikmati semua fitur tersebut kamu bisa menggunakan platform Jubelio.

Dengan Jubelio, kamu enggak perlu ribet untuk mengurus jualan kamu sendiri sebab jualan online, offline, sampai kelola gudang bisa dilakukan dalam satu sistem.

Jadi, kamu bisa santai aja karena enggak perlu buat upload foto produk satu-satu di masing-masing marketplace dan memproses pesanan juga.

Mau tau lebih lanjut ? klik tombol tanya Jubelio dibawah ini:

Mau cari tahu sendiri tentang Jubelio dan bagaimana cara penggunaannya ? Klik link dibawah ini:

Apakah setiap menyusun laporan keuangan harus membuat jurnal penyesuaian terlebih dahulu | admin | 4.5