Berapa lama masa kadaluarsa minyak goreng

By On Tuesday, August 30th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Berapa lama masa kadaluarsa minyak goreng – Halo kawan-kawan semua, Thanks dah mau datang ke blog trendwisata.com ini. Di hari yang cerah ini, saya di blog Trend Wisata pengen membagikan info yang mantap yang mengulas Berapa lama masa kadaluarsa minyak goreng. Ayo ibu dan bapak menyimak dibawah ini:

Minyak goreng pun menjadi salah satu bahan baku yang digunakan oleh masyarakat banyak, dan pada suatu titik menjadi sebuah kebutuhan yang tidak dapat digantikan. Sayangnya, dengan tingginya tingkat penggunaan minyak goreng, hal ini juga membuat stock dari bahan baku ini semakin berkurang.

Dengan jumlah yang semakin berkurang, maka harga dari minyak goreng itupun semakin meningkat, tidak semua masyarakat menerima keputusan itu. Oleh karena itu tidak jarang minyak goreng tersebut digunakan untuk memasak lebih dari satu kali, bahkan ada yang menggunakan minyak goreng satu hari penuh untuk memasak makanan.

Di balik “daur ulang” minyak goreng tersebut, tahukah Anda bahwa minyak goreng ternyata juga memiliki kadaluarsa-nya sendiri? Seorang pakar kuliner bernama, Sisca Soewitomo dari Indonesia mengatakan bahwa minyak goreng dapat digunakan kembali, namun tidak boleh menggunakan minyak goreng tersebut lebih lama dari dua jam. Maksudnya dengan hal ini adalah, minyak yang sudah digunakan pada saat pertama kalinya itu, tidak boleh didiamkan selama dua jam penuh. Sekiranya Anda membutuhkan minyak untuk memasak lagi, gunakanlah di dalam waktu dua jam, setelah minyak itu digunakan.

Hal ini dikarenakan minyak bekas itu terdapat bakter-bakteri akibat proses masak yang berbeda-beda, dan menggunakan bahan makanan yang berbeda pula. Namun selama sisa minyak tidak berubah warna menjadi gelap, tidak menimbulkan bau, dan tidak memiliki endapan kental, maka minyak tersebut bisa digunakan kembali. Oleh karena itu, ayo I-Listeners mulai berhati-hatilah menggunakan minyak goreng Anda. 

Sumber: Okezone

Pedagang mengemas minyak goreng curah di sebuah kios di Jakarta Selatan.

TRIBUNNEWS.COM – Mungkin banyak yang tidak tahu, minyak untuk memasak kualitasnya bisa menurun jika tidak disimpan dengan benar, kendati belum memasuki tanggal kedaluarsanya.

Penyimpanan yang tidak tepat bisa menyebabkan warna minyak berubah menghitam cepat, meski baru dipakai sekali.

Belum lagi bisa menghilangkan nutrisi di dalam makanan yang digoreng dengan minyak tersebut.

Tentu kita tidak mau, kan, hal itu sampai terjadi pada minyak goreng yang masih tersimpan di dapur.

Tanda Minyak Sudah Tak Layak Pakai
Secara kasat mata, bentuk minyak tidak akan terlihat banyak berubah, kendati sudah tak layak pakai. Ada baiknya kita mengecek minyak yang akan dipakai sebelum memasak.

Cara yang paling mudah adalah dengan mencium aroma minyak tersebut. Jika sudah berbau tengik, sudah dipastikan minyak sudah tidak bisa dipakai. Selain itu, warna minyak juga akan berubah menjadi lebih gelap.

Minyak yang sudah berbau tengik tidak disarankan untuk dipakai memasak karena bisa menghilangkan cita rasa masakan.

Bau masakan juga akan berubah menjadi bau tengik dari penggunaan minyak yang sudah tak layak pakai. Selain itu, minyak yang sudah tengik bisa berbahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang, khususnya pada pencernaan.

Cara Menyimpan Minyak yang Benar
Minyak dalam kemasan botol yang sudah dibuka tutupnya dapat bertahan selama 2 tahun.

Sebaiknya, begitu sudah membuka tutup botol, langsung simpan minyak di tempat yang tidak terkena cahaya ataupun panas langsung.

Ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa adalah berbau tengik dan berubah rasa. Sejak pertama kali dibuka, kualitas minyak goreng dapat tetap terjaga selama 4 bulan jika disimpan dengan benar serta belum melewati tanggal kedaluwarsa pada kemasan.

Ditinjau olehdr. Reni Utari

Ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa salah satunya adalah baunya yang menyengat

Minyak goreng adalah salah satu bahan dapur yang hampir selalu digunakan setiap hari. Kondisi minyak goreng tidak hanya dapat memengaruhi rasa makanan tetapi juga kesehatan. Maka dari itu, kenali ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa agar terhindar dari efek sampingnya yang berbahaya.

Berapa lama minyak goreng bisa kedaluwarsa?

Minyak goreng bisa kedaluwarsa dalam waktu kurang lebih 4 bulan setelah dibuka

Minyak goreng adalah produk nabati yang memiliki umur simpan dan dapat menjadi kedaluwarsa seiring waktu. Umur simpan produk minyak goreng bisa berbeda-beda tergantung bahan dasar pembuatannya dan juga proses yang dilaluinya.Semakin banyak karbon berikatan ganda pada lemak tak jenuh di dalamnya, maka semakin cepat juga minyak tersebut mengalami kedaluwarsa. Karena itu, biasanya minyak jagung akan lebih cepat kedaluwarsa dari minyak canola dan minyak zaitun akan lebih tahan lama dari keduanya.Jika masih bersegel, minyak zaitun biasanya memiliki umur simpan sekitar 18 hingga 24 bulan sejak pengemasan. Extra virgin olive oil yang mengalami proses lebih sedikit, umumnya bertahan lebih sebentar, yakni 12 hingga 18 bulan sejak pengemasan.Untuk memastikan kualitas minyak goreng masih terjaga, pada kemasan biasanya tercetak tanggal pengemasan dan tanggal kedaluwarsa. Setelah melewati umur simpannya, Anda mungkin akan mendapati ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa pada produk tersebut.Jika Anda jarang memasak, sebaiknya tuliskan tanggal Anda pertama kali membuka segel kemasan minyak goreng.Sejak pertama kali dibuka, kualitas minyak goreng dapat tetap terjaga selama 4 bulan jika disimpan di dalam wadah tertutup, serta belum melewati tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada kemasan.Minyak goreng dapat kedaluwarsa karena kerusakan kandungan lemak jenuh dan lemak tak jenuh ganda yang terdapat di dalamnya. Ini dapat terjadi saat minyak goreng terpapar oleh:

  • Cahaya
  • Panas
  • Air
  • Mikroba tertentu
  • Oksigen

Saat minyak goreng terpapar hal-hal di atas, maka dapat terjadi reaksi kimia yang merusak struktur minyak sehingga minyak menjadi kedaluwarsa. Oksigen dari udara atau air, paparan cahaya, panas, atau mikroba tertentu dapat menyebabkan kerusakan rantai karbon dan menghasilkan senyawa-senyawa baru yang berbau tajam sehingga minyak goreng mengalami perubahan aroma dan rasa.

Ciri ciri minyak goreng kedaluwarsa

Minyak goreng yang kedaluwarsa biasanya berbau tengik

Berikut ini ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa yang perlu dikenali:Minyak goreng kedaluwarsa dapat dikenali dari aromanya yang berbau tengik dan tajam. Biasanya minyak goreng hanya akan memiliki aroma minyak alami yang ringan dan tidak mencolok.Tergantung bahan dasarnya, aroma minyak goreng atau minyak sayur yang Anda gunakan dapat memiliki aroma yang berbeda. Tetapi minyak goreng dengan kondisi baik tidak memiliki aroma menyengat yang menusuk hidung.Ciri-ciri minyak goreng kadalursa selanjutnya dapat dikenali jika Anda mencoba untuk mencicipi rasanya. Jika minyak goreng yang Anda cicipi memiliki rasa yang tidak biasa seperti pahit, asam, atau basi, maka sebaiknya segera tinggalkan minyak gorang tersebut dan gantilah dengan minyak goreng yang baru.Baca Juga: Cara Memilih Minyak Sayur Sehat dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Apa yang akan terjadi jika tidak sengaja makan minyak kedaluarsa?

Minyak goreng kedaluwarsa yang tidak sengaja termakan bisa berbahaya bagi kesehatan. Asam lemak bebas volatil yang dilepaskan saat terkontaminasi oksigen dari air, hanya akan menghasilkan aroma tengik, tetapi tidak berbahaya bagi kesehatan Anda. Meskipun demikian, aldehida teroksigenasi yang dihasilkan dari kontaminasi oksigen pada udara memiliki sifat racun.Molekul-molekul aldehida teroksigenasi ini dapat menciptakan kondisi sress oksidatif di dalam sel tubuh. Ini dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit berbahaya seperti arterosklerotik, penuaan, gangguan saraf, penyakit degeneratif dan kanker di masa yang akan datang.

Baca Juga

Penyebab Kolesterol Tinggi, dari Makanan Hingga Kondisi MedisKentang dan Apel Beracun? Hati-Hati, 7 Makanan Beracun Ini Bisa Jadi Ada di Dapur AndaItulah ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa. Umumnya minyak goreng telah ditambahkan antioksidan untuk menjaga kualitasnya bertahan lebih lama dan menunda munculnya bau yang tidak sedap. Selain itu, menyimpan minyak di tempat yang terlindung dari cahaya, panas, air, dan udara juga dapat memperpanjang umur penyimpanan produk.Namun ciri-ciri minyak goreng kedaluwarsa bisa jadi sulit dikenali jika dilihat dari tampilanya saja, apalagi jika masih berada di dalam kemasan bersegel. Untuk lebih amannya, selalu perhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli dan menggunakan minyak goreng. Buang segera minyak goreng yang telah melewati tanggal kedaluwarsanya.makanan tidak sehatkeracunan makanan

Livestrong. https://www.livestrong.com/article/506250-the-effects-of-expired-vegetable-oil/
Diakses pada 10 Juni 2022
USDA. https://ask.usda.gov/s/article/What-is-the-expiration-date-for-cooking-oil
Diakses pada 10 Juni 2022
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/does-olive-oil-go-bad
Diakses pada 10 Juni 2022
Livescience. https://www.livescience.com/55267-why-does-oil-go-rancid.html
Diakses pada 10 Juni 202

Kebiasaan jajan sembarangan bisa memicu munculnya berbagai penyakit, seperti batuk, radang tenggorokan, diare, hingga tipes. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kelonggaran dari orangtua, akses terhadap jajanan, atau kebiasaan.

18 Jan 2022|Azelia Trifiana

Tak hanya sebagai pengawet, zat aditif juga digunakan untuk memberikan warna serta aroma sedap pada makanan. Ada zat-zat aditif yang berbahaya, ada pula yang aman bagi kesehatan. Kenali macam-macam zat aditif yang umum ditambahkan ke dalam makanan.

04 Mar 2020|Rieke Saraswati

Ultra Processed Food adalah makanan yang melewati berbagai pemrosesan, dan biasanya mengandung banyak bahan tambahan. Mengonsumsinya disinyalir dapat menyebabkan masalah kesehatan.

26 Jul 2022|Dina Rahmawati

Dijawab Oleh dr. Lizsa Oktavyanti

Berapa lama masa kadaluarsa minyak goreng | admin | 4.5