Komponen biotik yang tergantung langsung pada cahaya matahari yaitu

By On Tuesday, November 15th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Komponen biotik yang tergantung langsung pada cahaya matahari yaitu – Pa kabar Agan semua, Thanks dah mau datang ke blog www.trendwisata.com ini. Di hari yang cerah ini, saya di portal Trend Wisata dot com akan share tips yang oke banget tentang Komponen biotik yang tergantung langsung pada cahaya matahari yaitu. Kami persilakan ibu dan bapak tonton berikut ini:

Dalam suatu ekosistem terdapat 2 komponen pendukung, komponen tersebut adalah komponen biotik dan komponen abiotik. 2 komponen tersebut saling mempengaruhi satu sama lain dalam suatu ekosistem dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan suatu ekosistem ( baca : Cara Menjaga Keseimbangan Ekosistem ). Dalam biologi, biotik artinya hidup.

Jadi komponen biotik adalah suatu komponen yang ada dalam suatu ekosistem yang memiliki nyawa, akan tetapi komponen tersebut lebih sering disebut sebagai makhluk hidup. Komponen biotik dalam suatu ekosistem seiring berjalannya waktu akan terus tumbuh dan berkembang biak dalam suatu lingkungan abiotik. Komponen biotik dalam ekosistem terbagi menjadi 3 macam, yaitu produsen, konsumen dan dekomposer. Berikut adalah penjelasannya:

1. Produsen

Produsen disini adalah semua makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri. Dalam suatu ekosistem tentunya terdapat tumbuhan hijau yang dapat melakukan proses fotosintesis atau membuat makanannya sendiri.

Tumbuhan yang dapat melakukan proses fotosintesis ini dapat dikatakan sebagai organisme autotrof. Semua tumbuhan hijau dalam suatu ekosistem berperan sebagai produsen. Sedangkan hewan dan manusia setiap harinya akan bergantung pada tumbuhan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Artikel terkait : Sumber Daya Alam Biotik – Sumber Daya Alam Abiotik

Jika tumbuhan menggunakan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis untuk membuat makanannya sendiri, maka bakteri adalah sebaliknya. Mereka tidak menggunakan sinar matahari, akan tetapi menggunakan senyawa kimia yang telah disimpan dalam tubuhnya. Jika pada tumbuhan dikenal sebagai autotrof, maka pada bakteri dikenal sebagai kemoautotrof.

2. Konsumen

Konsumen merupakan organisme yang bergantung pada organisme lain, mereka tidak dapat membuat makanan sendiri. Sehingga pada kasus ini manusia dan hewan menjadi konsumen. Konsumen yang aktif dalam mencari makanan disebut sebagai predator. Pada siklus ini, konsumen dan produsen saling mempengaruhi, dimana konsumen bergantung pada produsen untuk kelangsungan hidupnya, sedangkan produsen juga bergantung pada karbon dioksida yang dikeluarkan oleh konsumen untuk membuat makanannya sendiri. Hubungan antara 2 hal inilah yang disebut sebagai keseimbangan ekosistem ( baca : Peran Manusia Dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan ). Adapun pembagian konsumen berdasarkan jenis makanannya terbagi menjadi 3 macam, yaitu:

  • Herbivora – Herbivora merupakan organisme yang memakan tumbuh-tumbuhan hijau, adapun yang termasuk herbivora disini antara lain kelinci, sapi, kambing dan lain sebagainya. Kelangsungan hidup organisme ini sangat bergantung pada produsen (tumbuhan). Karena mereka memakan langsung dari produsen, maka hewan-hewan ini termasuk dalam konsumen tingkat pertama.
  • Karnivora – Karnivora merupakan organisme yang memakan daging yang berasal dari makhluk hidup lain. Secara umum, konsumen karnivora ini akan mendapatkan makanan dari makhluk hidup herbivora, sehingga karnivora masuk kategori konsumen tingkat kedua. Adapun hewan-hewan yang termasuk disini antara lain adalah buaya, singa dan harimau.
  • Omnivora – Omnivora merupakan organisme pemakan segalanya. Mereka mendapatkan makanan dari tumbuhan maupun hewan. Adapun yang termasuk omnivora disini salah satunya adalah manusia. Mereka memang bergantung pada hewan dan tumbuhan, akan tetapi kelangsungan hidup dan berkembangbiaknya hewan dan tumbuhan bergantung pada manusia juga. Organisme jenis ini masuk pada kategori konsumen tingkat tinggi.

3. Dekomposer

Komponen biotik yang terakhir adalah dekomposer atau pengurai. Dekomposer terdiri atas makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang telah mati. Fungsi dari dekomposer dalam suatu ekosistem adalah untuk menguraikan berbagai jenis sampah ataupun hewan dan tumbuhan yang telah mati untuk dihubungkan kembali ke produsen (tumbuhan). Adapun yang termasuk dekomposer adalah bakteri dan jamur.

Dekomposer ini nantinya akan menguraikan sampah, hewan atau tumbuhan yang telah mati kemudian akan menjadi bahan organik dalam tanah ( baca : Cara Pemanfaatan Sampah ). Adanya dekomposer dalam tanah atau suatu ekosistem ini akan mempengaruhi subur atau tidaknya tanah ditempat tersebut. Akan tetapi hal ini juga bergantung pada makhluk hidup yang mati dalam tempat tersebut.

Komponen Abotik

Jika diatas sudah dijelaskan tentang komponen biotik dalam suatu ekosistem, maka berikut akan dibahas secara singkat apa saja yang termasuk komponen abiotik dalam suatu ekosistem.

  • Cahaya Matahari – Cahaya matahari adalah faktor penting pada unsur abiotik dalam suatu ekosistem, karena matahari juga mempengaruhi kehidupan di muka bumi. Adanya penyinaran matahari ini berfungsi sebagai energi utama dalam proses fotosintesis tumbuhan, selain berfungsi sebagai energi sinar matahari juga memberikan manfaat baik bagi makhluk hidup lainnya. Intensitas cahaya matahari yang baik dalam proses fotosintesis adalah ketika pagi hari, begitu juga untuk makhluk hidup lainnya karena berdasarkan pengamatan bahwa sinar matahari sangat baik untuk kesehatan kulit manusia ketika pagi hari.
  • Udara – Udara adalah komponen abiotik yang tidak kalah penting dalam suatu ekosistem. Tanpa adanya udara, makhluk hidup maupun tumbuhan tidak dapat bertahan hidup hingga saat ini. Tanpa adanya udara juga makhluk hidup tidak dapat mengeluarkan karbon diokasida yang berguna untuk tumbuhan dalam melakukan fotosintesis. ( baca : Ciri-ciri Udara yang Bersih dan Sehat )
  • Air – Air juga merupakan komponen abotik yang penting. Tanpa adanya air mereka makhluk hidup dan tumbuhan tidak dapat bertahan. Air ini selain berguna sebagai pelarut zat atau sebagai transportasi dalam tumbuhan tapi juga memiliki pengaruh terhadap proses kehidupan di dunia ini. ( baca : Manfaat Air bagi Kehidupan Manusia )
  • Suhu – Suhu atau temperatur dalam suatu ekosistem akan mempengaruhi kegiatan atau kehidupan dalam ekosistem tersebut. Dimana terdapat makhluk hidup yang yang hidup pada suhu rendah, terdapat pula yang hidup pada suhu sedang hingga tinggi. Apabila makhluk hidup yang biasanya tinggal pada suhu rendah dipindah ke lingkungan yang suhunya tinggi maka makhluk hidup tersebut tidak akan bertahan lama. Maka dari itu di dunia ini memiliki keanekaragaman makhluk hidup yang berkembang karena pengaruh suhu.
  • Tanah – Tanah merupakan suatu wadah yang biasanya digunakan untuk tanaman. Adapun komponen tanah antara lain adalah air, mineral, udara dan bahan organik. Dalam tanah inilah terdapat dekomposer yang berperan sebagai pengurai. Jenis-jenis tanah yang ada juga mempengaruhi kelangsungan hidup tanaman yang ada disitu.

Artikel terkait : Keanekaragaman Ekosistem – Keanekaragaman Hayati

Adapun jenis interaksi dalam ekosistem diantaranya adalah simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme, simbiosis parasitisme dan kompetisi. Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang saling menguntungkan, sedangkan simbiosis komensalisme adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang seimbang dalam arti tidak rugi dan tidak untung, lalu simbiosis parasitisme adalah adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang menguntungkan 1 pihak saja, sedangkan kompetisi adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang berusaha bersaing dalam perebutan wilayah dan makanan.

zebra, rumput dan pohon merupakan komponen biotik

Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Pada pokoknya makhluk hidup dapat digolongkan berdasarkan jenis-jenis tertentu, misalnya golongan manusia, hewan dan tumbuhan.[1] Makhluk hidup berdasarkan ukurannya digolongkan menjadi mikroorganisme dan makroorganisme. Manusia merupakan faktor biotik yang mempunyai pengaruh terkuat di bumi ini, baik dalam pengaruh memusnahkan dan melipatkan, atau mempercepat penyebaran hewan dan tumbuhan. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  • Produsen adalah makhluk hidup yang mampu mengubah zat anorganik menjadi zat organik (organisme autotrof). Proses tersebut hanya bisa dilakukan oleh tumbuhan yang berklorofil dengan cara fotosintesis. Contoh produsen adalah alga, lumut dan tumbuhan hijau.[1][2]
  • Konsumer adalah organisme heterotrof yang tidak bisa membuat makanannya sendiri dan tergantung kepada organisme lain, baik yang bersifat heterotrof maupun yang autotrof. Konsumer biasanya merupakan hewan. Hewan yang memakan tumbuhan secara langsung (herbivora) dinamakan konsumer primer. Hewan yang memakan konsumer primer dinamakan konsumer II dan seterusnya sehingga terbentuk suatu rantai makanan. Konsumer terakhir disebut konsumer puncak. Contoh konsumer puncak adalah manusia.[1][2]
  • Dekomposer adalah organisme yang menguraikan bahan organik menjadi anorganik untuk kemudian digunakan oleh produsen. Dekomposer dapat disebut juga sebagai organisme detritivor atau pemakan bangkai. Contoh organisme dekomposer adalah bakteri pembusuk dan jamur

Setiap makhluk hidup hanya dapat hidup dan berkembang biak pada lingkungan yang cocok,yang disebut habitat.Didalam ekosistem,setiap organisme mempunya fungsi dan tugas tertentu .Hal ini dikenal dengan nisia.Oleh karena itu, komponen biotik ekosistem dapat dikelompokkan berdasarkan nisia tadi.Secara garis besar ada empat nisia.[1][2]

Produsen

Produsen yaitu organisme yang dapat menyusun senyawa organik (mengandung bahan kehidupan) dari bahan anorganik (tidak mengandung bahan kehidupan) menjadi makananya sendiri. Di dalam membentuk makananya sendiri, organisme ini dibantu oleh cahaya matahari dan sering disebut organisme autotrof. Yang termasuk kelompok ini meliputi tumbuhan hijau, beberapa jenis bakteri dan Ganggang biru-hijau.[1][3]

Pohon palem merupakan produsen

Konsumen

Konsumen meliputi organisme yang tidak mampu membuat zat makanan sendiri, dan untuk memenuhi kebutuhan makanannya bergantung pada organisme lain. Organisme ini disebut juga organisme heterotrof.[1][3] Komponen yang tergolong heterotrof adalah: manusia, hewan, jamur, dan mikrob. Organisme konsumen dibedakan berdasarkan atas jenis makanannya menjadi golongan herbivor (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan segala). Berdasarkan tingkatannya, konsumen dibagi menjadi:

  • Konsumen primer, yaitu pemakan langsung produsen

Contohnya adalah semua bangsa herbivora serta omnivora seperti: sapi, kambing, ulat, tikus, dll.

  • Konsumen sekunder, yaitu pemakan konsumen primer

Contohnya ialah sebagian karnivora dan omnivora seperti: ayam, katak, ular, trenggiling, harimau, cheetah, dll.

  • Konsumen tersier, yaitu pemakan konsumen sekunder.

Contohnya ialah sebagian karnivora dan omnivora seperti: hiu, gurita, elang, dll.[1][3]

Harimau sumatra merupakan konsumen

Dekomposer

Dekomposer disebut pengurai. Adanya perombak ini memungkinkan zat-zat organik terurai dan mengalami daur ulang kembali menjadi hara. Yang termasuk kelompok perombak adalah bakteri dan jamur[4].[1][3]

Detrivora

Detrivora adalah organisme yang memakan partikel-partikel organik (detritus). Detritus merupakan hancuran jaringan hewan atau tumbuhan yang melapuk. Yang termasuk golongan ini adalah cacing tanah, siput, lipan, keluwing, dan teripang.[1][3][5][6]

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h i Sri Widayati, Siti Nur Rochmah, Zubedi (2009).Biologi Untuk Kelas X. Jakarta:BSE Kemdikna. ISBN 9796884682
  2. ^ a b c Campbell, N.A.; Reece, J.B. & Mitchell, L.G. (2002). Biologi. Diterjemahkan oleh R. Lestari dkk. (edisi ke-5, jilid 3). Jakarta: Erlangga.
  3. ^ a b c d e Fictor Ferdinand, Mukti Ariwibowo (2007) Biologi untuk SMA/MA kelas X. Jakarta: BSE Kemdiknas. ISBN 9789790688247
  4. ^ Dekomposer pada id.shvoong, http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/1933972-pengertian-dekomposer/ Diarsipkan 2012-04-26 di Wayback Machine.
  5. ^ Apa perbedaan Detrivor dengan Dekmposer? pada id.answer.yahoo, http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20110506042507AAJJ3rW Diarsipkan 2018-10-05 di Wayback Machine.
  6. ^ Detrivor pada urbandictionary. http://www.urbandictionary.com/define.php?term=detrivor[pranala nonaktif permanen]

Lihat pula

  • Abiotik
  • Ekologi
  • Ekosistem

Diperoleh dari “https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Komponen_biotik&oldid=20771770”

Komponen biotik yang tergantung langsung pada cahaya matahari yaitu | admin | 4.5
shopee flash sale gratis ongkir
x