Mekanisme PENGELUARAN keringat untuk mengatur suhu tubuh

By On Thursday, September 15th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Mekanisme PENGELUARAN keringat untuk mengatur suhu tubuh – Halo tante dan om semua, Makasih banyak sudah mau datang di halaman blog TrendWisata ini. Kali ini, kami dari web Trend Wisata akan memberikan Q dan A yang menarik tentang Mekanisme PENGELUARAN keringat untuk mengatur suhu tubuh. Ayo tante dan om menyimak setelah ini:

Pembahasan

Pengeluaran keringat dalam mengatur suhu tubuh terjadi akibat dari kerjasama antara kelenjar keringat danpembuluh darah dengan hipotalamus di otak. Pertama , saat rangsangan dengan cuaca panas muncul menyebabkan peningkatan suhu pembuluh darah; k edua , rangsangan tersebut memakan diterima hipotalamus dan memberikan respon dengan mengaktifkan pusat pendingin di otak; ketiga ,
hipotalamus akan mengaktifkan proses pendinginan suhu dengan cara merangsang pengeluaran keringat oleh kelenjar keringat serta merangsang pelebaran pembuluh darah; keempat , pengeluaran keringat dan pelebaran pembuluh darah dapat menurunkan suhu tubuh sehingga kembali seimbang. Rangkaian tersebut dapat bekerja sebaliknya saat terdapat rangsangan berupa rendahnya suhu tubuh sehingga pengeluaran keringat dihentikan.

Pengeluaran keringat dalam mengatur suhu tubuh terjadi akibat dari
kerjasama antara kelenjar keringat dan pembuluh darah dengan hipotalamus di otak. Pertama, saat rangsangan dengan cuaca panas muncul menyebabkan peningkatan suhu pembuluh darah; kedua, rangsangan tersebut memakan diterima hipotalamus dan memberikan respon dengan mengaktifkan pusat pendingin di otak; ketiga, hipotalamus akan mengaktifkan proses pendinginan suhu dengan cara merangsang pengeluaran keringat oleh kelenjar keringat serta
merangsang pelebaran pembuluh darah; keempat, pengeluaran keringat dan pelebaran pembuluh darah dapat menurunkan suhu tubuh sehingga kembali seimbang. Rangkaian tersebut dapat bekerja sebaliknya saat terdapat rangsangan berupa rendahnya suhu tubuh sehingga pengeluaran keringat dihentikan. 

KOMPAS.com – Keringat adalah cairan tubuh yang dikeluarkan manusia ketika tubuh merasa panas. Keringat berperan penting dalam homeostatis tubuh. Bagaimana mekanisme pengeluarakan keringat? Berikut adalah penjelasannya!

Pengeluaran keringat adalah proses
homeostatis

Dilansir dari Medicine LibreTexts, homeostatis adalah kemampuan tubuh menyesuaikan lingkungan internalnya untuk mempertahankan keseimbangan yang stabil. Keseimbangan tubuh tersebut termasuk dengan suhu tubuh.

Manusia adalah makhluk hidup berdarah panas. Dilansir dari Lumen Learning, hal tersebut berarti manusia dapat mengatur suhu tubuh melalui proses metabolisme internal dan biasanya mempertahankan kisaran suhu tubuh yang sempit.

Baca
juga: Faktor-faktor yang Memengaruhi Pengeluaran Keringat dari Tubuh

Kisaran suhu tubuh normal manusia adalah 37°C. Jika berada beberapa derajat di atas suhu tersebut, enzim, hormon, dan fungsi fisiologis manusia akan terganggu. Sehingga, manusia harus mengeluarkan panas dengan cara berkeringat.

Pengeluaran keringat diatur
hipotalamus

Pengeluaran keringat di atur oleh bagian kecil otak yang disebut dengan hipotalamus. Berikut adalah mekanisme pengeluaran keringat oleh hipotalamus!

Hipotalamus mendeteksi kenaikan suhu

Hipotalamus dapat mendeteksi kenaikan suhu tubuh seperti
termometer alami tubuh. Hipotalamus mendeteksi perubahan suhu tubuh dan merespons dengan memberikan umpan balik untuk mencegah kerusakan tubuh akibat terlalu panas ataupun terlalu dingin.

Baca juga: Termoregulasi: Pengertian dan Mekanismenya

Hipotalamus mengaktifkan
kelenjar keringat

Dilansir dari Neuroscientifically Challenged, hipotalamus memiliki koneksi ke sistem saraf otonom dan dapat mengirim sinyal untuk pengeluaran keringat.

Bagian depan hipotalamus (anterior) kemudian akan mengaktifkan kelenjar keringat dan mensekresikan enzim yang membantu pembentukan keringat.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, perintah dari hipotalamus dibawa
sistem saraf parasimpatis dan merangsang kelenjar keringat ekrin untuk meproduksi keringat dan mengeluarkannya.

bio.libretexts.org Kelenjar ekrin, tempat sebagian besar keringat diproduksi untuk mengurangi panas tubuh

Keringat diproduksi dan dikeluarkan

Kelenjar ekrin adalah kelenjar keringat utama pada manusia. Kelenjar ekrin yang diaktifkan hipotalamus kemudian memproduksi keringat dan memulai pengeluaran keringat.

Keringat yang terbentuk dari air, NaCl, dan beberapa zat lain, keluar bersama dengan kelebihan panas. Makin banyak keringat yang dikeluarkan, maka makin banyak pula panas tubuh yang dikeluarkan.

Baca juga:
Kelenjar Keringat: Ekrin dan Apokrin

Dalam kondisi lingkungan yang sangat panas, suhu tubuh manusia akan menjadi tinggi. Hipotalamus kemudian akan memerintahkan kelenjar ekrin memproduksi lebih banyak keringat untuk mengeluarkan lebih banyak panas.

Dalam kondisi panas ekstrem tersebut, kelenjar ekrin dapat memproduksi lebih dari satu liter keringat dalam
satu jam.

Hal tersebut dilakukan akan kelebihan panas disekresikan dan tubuh kembali ke suhu normal. Sehingga, tidak ada fungsi organ dan fisiologis yang terganggu.

Hipotalamus mematikan kelenjar keringat

Pengeluaran keringat oleh kelenjar ekrin dilakukan hingga suhu tubuh stabil. Hipotalamus akan terus mendeteksi panas tubuh dan mengontrol aktivitas kelenjar keringat.

Pada saat suhu tubuh mencapai kestabilan, hipotalamus akan mensekresikan enzim dan hormon yang
menghentikan kerja kelenjar keringat. Sehingga, keringat akan berhenti diproduksi dan panas akan berhenti dikeluarkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Bagaimana mekanisme pengeluaran keringat untuk mengatur suhu?

Pengeluaran keringat oleh kelenjar ekrin dilakukan hingga suhu tubuh stabil. Hipotalamus akan terus mendeteksi panas tubuh dan mengontrol aktivitas kelenjar keringat. Pada saat suhu tubuh mencapai kestabilan, hipotalamus akan mensekresikan enzim dan hormon yang menghentikan kerja kelenjar keringat.

Bagaimana mekanisme proses berkeringat?

Proses pembentukan keringat bermula ketika olahraga atau beraktivitas fisik yang menguras tenaga, suhu tubuh Anda akan meningkat. Pada saat itu, hipotalamus (bagian otak yang berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh) akan mengirim sinyal kepada sistem saraf untuk merangsang kelenjar ekrin memproduksi peluh.

8 Bagaimanakah mekanisme pengeluaran keringat?

Mekanisme pengeluaran keringat oleh hipotalamus yaitu:
Hipotalamus akan merespon denga mengeluarkan/mensekresi enzim bradakinin. Enzim bradakinin akan memberi respon pada kelenjar keringat guna pengambilan air dan garam zat sisa metabolisme tubuh pada pembuluh darah dan dikeluarkan dalam bentuk keringat.

Apakah yang dimaksud dengan proses pengeluaran panas melalui keringat?

Proses pengeluaran keringat ialah diatur oleh hipolatamus yang terdapat pada otak. Hipotalamus dapat menghasilkan enzim brandikinin yang akan bekerja mempengaruhi kegiatan kelenjar keringat seseorang. Jika suhu berubah, maka akan dapat merangsang pusat pengaturan suhu dari hipotalamus.

Mekanisme PENGELUARAN keringat untuk mengatur suhu tubuh | admin | 4.5