Metode dakwah yang digunakan para wali songo mengacu pada surat an-nahl

By On Monday, September 5th, 2022 Categories : Tanya Jawab

Metode dakwah yang digunakan para wali songo mengacu pada surat an-nahl – Hallo teman teman semua, Makasih banyak sudah mau datang di website www.trendwisata.com ini. Sore ini, kita di web site TrendWisata ingin berbagi info yang mantap yang menunjukkan pada anda mengenai Metode dakwah yang digunakan para wali songo mengacu pada surat an-nahl. Ayo sobat melihat berikut ini:

Metode Dakwah Walisongo di Indonesia /pexels-fuzail-ahmad

SEMARANGKU – Artikel ini akan menyajikan kepada anda terkait motode dakwah Walisongo di Indonesia.

Keberhasilan dakwah di Indonesia, tentunya Walisongo tidak terlepas dari metode yang mereka aplikasikan dalam pelaksanaan di lapangan.

Dapat dikatakan bahwa metode dakwah Walisongo di Indonesia tidak terlepas dari cara pemikiran yang merangkul dan penuh kasih sayang.

Baca Juga: Strategi Dakwah Walisongo di Indonesia

Walisongo mengenalkan Islam di Indonesia dengan memberi tauladan kepada mereka, sehingga metode dakwahnya dapat menjadi solusi dalam menyebarkan agama Islam.

Asal dari metode ini merujuk kepada Al-Qur’an surah An-Nahl ayat 125, yang berbunyi:

“Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.”

Aplikasi dalam pengunaan metode ini, telah di contohkan Sunan Kalijaga, ketika mengajak Adipati pandanaran di Semarang.

Baca Juga: Walisongo Berdakwah di Indonesia Ajarkan Kedamaian dan Rahmatan Lil’alamin

Allah Ta’ala berfirman :

ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ [النحل: 125]
 “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”
Dalam ayat tersebut terdapat tiga metode dakwah yang harus kita laksanakan sebagai seorang da’i
:
1.    Berdakwah dengan Hikmah.
                   Dalam tafsir Ibnu Katsir, Imam Ibnu Jarir menyebutkan bahwa maksud dari kata hikmah adalah wahyu yang telah diturunkan oleh Allah berupa Al-Qur’an dan as-Sunnah.
                   Selain pengartian kata hikmah denga kedua wahyu tersebut, M. Abduh berpendapat bahwa hikmah adalah mengetahui rahasia dan faedah dalam tiap – tiap hal. Hikmah juga diartikan dengan ucapan yang sedikit lafadz akan tetapi memiliki banyak makna atau dapat diartikan meletakkan sesuatu sesuai tempat yang semestinya. Orang yang memiliki hikmah disebut al-hakim yaitu orang yang memiliki pengetahuan yang paling utama dari segala sesuatu. Selain itu Al-Zamaksyari mengartikan kata al-hikmah dalam al-Kasyaf dengan sesuatu yang pasti benar. Al-Hikmah adalah dalil yang menghilangkan keraguan ataupun kesamaran. Selanjutnya beliau menyebutkan bahwa al-hikmah juga diartikan sebagai al-Qur’an yakni ajaklah manusia mengikuti kitab yang memuat al-hikmah.

                   Dari pengertian di atas dapat difahami bahwa al-hikmah adalah kemampuan da’i dalam memilih dan menyelaraskan teknik dakwah dengan kondisi obyektif mad’u. selain itu al-hikmah juga merupakan kemampuan da’i dalam menjelaskan doktrin- doktrin Islam serta realitas yang ada dengan argumentasi yang logis dan bahasa yang komunikatif. Oleh karena itu, al-hikmah adalah sebuah system yang menyatukan antara kemampuan teoritis dan praktis dalam dakwah.

Rep: Andrian Saputra Red: Agung Sasongko

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Setiap Muslim mempunyai kewajiban berdakwah. Yakni menyeru manusia kepada peruatan ma’uf dan mencegah manusia dari perbuatan munkar. Menurut Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Aisyiyah, ustazah Siti Bahiroh ketika seorang Musim telah menyadari kewajibannya untuk berdakwah maka dia akan mengajarkan ajaran islam kepada orang lainnya baik individu maupun kelompok. 

Baca Juga

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Alquran surat Ali Imran ayat 104). 

Dari ayat tersebut menurut usatzah Bahiroh menunjukan dengan jelas kewajiban setiap individu muslim untuk melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Akan tetapi menueutnya dakwa tidak hanya dilakukan dengan cara berceramah atau berpidato semata. Sebab setiap amal yang mengajak pada orang lain untuk amar ma’ruf nahi munkar adalah dakwah. 

“Tidak semua dakwah itu bisa dilaksanakan dengan pidato atau ceramah, tapi dakwah itu adalah luas. Ketika kalian menolong orang kain, kalian memberikan jalan keluar orang yang bermasalah itu termasuk salah satu dakwah. Jadi dakwah itu luas, perbuatan baik baik yang dilakukan umat manusia,” kata usatzah Bahiroh dalam program kajia Ramadhan yang diselenggarakan Majelis Tabligh Muhammadiyah beberapa hari lalu. 

Ia menjelaskan bahwa dalam dakwah ada tiga metode yang dapat diterapkan. Metode ini sesuai dengan tuntunan Alquran Al Karim 

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (Alquran surat an Nahl ayat 125).

Pertama, berdakwah dengan hikmah

Ustazah Bahiroh menjelaskan bahwa dakwah iu harus dengan hikmah yakni menyampaikan pesan-pesan dakwah dengan arif dan bijaksana. Tidak dengan memaksa atau bahka menyakiti. Ustadz Bahiroh menjelaskan orang yang berdakwa harus menebar kebaikan dan menyampaikan pesan dakwah sesuai Alquran dan sunah.

“bil hikmah itu juga bisa dikatakan sebagai apa yang disampaikan itu sesuai dengan tingkat orang-ornag yang kita dakwahi. Tingkat kemampuan. Ketika kita berhadapan dengan petani. Maka yang ktia bicarakan adalah hal-hal yang terkait pekerjaan mereka,” katamya. 

Kedua dakwah dengan mauidoh hasanah

Ustazah Bahiroh menjelaskan dakwah itu harus dengan nasihat-nasihat yang baik, perkataan yang baik, dan tingkah laku yang baik. 

Ketiga, wajadilhum bilati hia ahsan

Berdebat dengan cara yang baik. Menurut ustazah Bahiroh boleh seorang Muslim berdebat dala dakwah sesuai tuntunan yang diajarkan Islam. Yakni dengan kata-kata yang  santun dengan tujuan menemukan kebenaran.

“Tiga metode ini bisa dlakukan tergantung situasi dan kondisi kepada siapa kita menghadapi, dimana tempatnya, kemudian ada aturan debat ini yang disepakati, jabgan samlai menjadikan kita bertengkar,” katanya. Andrian Saputra

  • kewajiban dakwah
  • metode dakwah
  • metode dakwah dalam alquran
  • cara dakwah

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika …


Bagaimana pendapatmu apabila kain batik dipatenkan oleh negara lain ​


Sebutkan Ciri ciri Kertas Sebagai media gambar dengan Pensil !tlng bgtt ya ges thanks ​


fungsi dan contoh tari pada zaman pra kemerdekaan adalah? ​


Apa pendapatmu apabila ada tema batik itu kuno? Berikan alasanmu! Jawab: yang Apa yang dimaksud dengan gambar dekoratiwab: adala​


menggambar flora dan fauna akan memberikan pemahaman lebih terhadap flora dan fauna manakah yang tidak termasuk dalam pemahaman tersebut A kesan B kei


ndahan C keanekaragaman D keunikan​


terbuat dan penerapan terhadap ragam hias kecuali A kayu B kain C karet D tembaga​


buatlah analisis tentang kolaborasi tentang Patung dan lukisan !​


apa tujuan gambar karikatur? ​


Tolong jelaskan ya kakak-kakak​


Berikut ini ragam gambar ilustrasi, kecuali …. A. pas foto B. komik mpulan Soal Penilaian Harian Kelas 5 Semester Ganjil TP. 2022-2023 C. pamflet D.


kartun​

Metode dakwah yang digunakan para wali songo mengacu pada surat an-nahl | admin | 4.5