Tata cara membuat kontrak yang baik

By On Sunday, August 21st, 2022 Categories : Tanya Jawab

Tata cara membuat kontrak yang baik – Apa khabar ibu dan bapak semua, Met Datang di halaman blog Trend Wisata dot com ini. Malam ini, kita di blog www.trendwisata.com pengen menampilkan ulasan yang oke banget yang menjelaskan tentang Tata cara membuat kontrak yang baik. Sebaiknya ibu dan bapak cek di bawah ini:

Pekerja sebagai entitas yang diatur dalam undang-undang memiliki hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Ini termasuk kepastian tentang status pekerja yang biasanya dituangkan dalam surat kontrak kerja.

Kontrak kerja dibuat sebagai dasar kerjasama antara perusahaan dengan pekerja di bawahnya. Dalam kontrak karya diatur hal-hal mendasar sebagai kesepakatan kedua belah pihak. Kontrak Kerja memiliki kekuatan hukum.

Oleh karena itu kontrak karya memberikan kepastian hukum bagi kedua belah pihak. Baik kepastian hukum dari sisi karyawan maupun dari sisi perusahaan. Nah untuk lebih mengenal seluk beluk kontrak kerja, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang kontrak kerja

Definisi Surat Kontrak Kerja

Kontrak kerja yang sering kita kenal memiliki syarat-syarat yang terstandarisasi. Kontrak kerja dalam UU Ketenagakerjaan disebut Perjanjian Kerja Waktu Tetap (PKWT). UU Ketenagakerjaan yang mengatur lebih tepatnya UU Nomor 13 Tahun 2003.

Menurut undang-undang, pengertian perjanjian kerja waktu tertentu adalah kesepakatan antara pekerja dengan pemberi kerja atau pemberi kerja yang memuat ketentuan kerja, hak serta kewajiban para pihak.

Masih menurut undang-undang yang sama, suatu kontrak karya dapat disepakati oleh kedua belah pihak jika kesepakatan kedua belah pihak, kemampuan atau kemampuan melakukan perbuatan hukum, adanya karya yang disepakati

Isi Kontrak Kerja

Isi kontrak kerja juga diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Setidaknya isi kontrak kerja mengatur atau menyebutkan nama perusahaan, alamat kantor, jenis usaha, nama pekerja, umur, alamat, nomor identitas pekerja, jenis pekerjaan, tempat kerja, besaran gaji, cara pembayaran. , hak dan kewajiban pengusaha dan pekerja. seperti sanksi dan lain-lain, masa kerja, tempat dan tanggal pembuatan kontrak karya dan para pihak.

Formulir Kontrak Kerja 

Yang pertama adalah kontrak kerja lisan. Kontrak kerja jenis ini tetap berlaku meskipun tidak dilakukan secara pencatatan. Kontrak kerja lisan dibuat berdasarkan kesepakatan antara pengusaha atau perusahaan dengan pekerja.

Tentu kontrak karya jenis ini sangat lemah jika salah satu pihak melanggar kesepakatan. Akan sulit membawanya ke ranah hukum karena tidak ada bukti atau kesepakatan tertulis dari kedua belah pihak. Yang kedua adalah kontrak kerja tertulis.

Kontrak kerja tertulis sangat umum. Kontrak kerja tertulis ini dapat digunakan oleh kedua belah pihak sebagai bukti tertulis jika salah satu atau keduanya melakukan pelanggaran hubungan industrial. Biasanya kontrak kerja tertulis dibuat rangkap dua dengan stempel.

Baca Juga : Etika Bisnis, Contoh, Tujuan dan Penerapannya, Pengusaha Wajib Tahu!

Satu diberikan kepada pekerja dan satu lagi dipegang oleh perusahaan. Kontrak Karya: Tidak dapat membayar pesangon Pekerja yang masih berstatus kontrak tidak dapat menerima pesangon jika diberhentikan oleh perusahaan sebelum batas waktu kontrak berakhir.

Jika terjadi pemutusan hubungan kerja atau pemutusan kontrak kerja dari perusahaan atau oleh pekerja sendiri, maka pihak yang memutuskan hubungan kerja tersebut harus membayar ganti rugi. Besarnya kompensasi ditentukan oleh rumus, total gaji atau gaji pekerja hingga sisa masa kontrak berakhir.

Misalnya, seseorang mendapat kontrak kerja selama satu tahun. Hanya lima bulan dia di-PHK oleh perusahaan. Jadi pekerja berhak atas gaji sisa tujuh bulan kontrak yang dia jalani. Tapi pekerja tidak mendapatkan pesangon seperti pekerja tetap.

Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja?

Saat kita mendapatkan pekerjaan, kita membutuhkan surat perjanjian yang mengikat kita sebagai pekerja dan pemberi kerja. Surat perjanjian kerja ini dapat dibuat untuk karyawan kontrak, karyawan selama masa pelatihan atau karyawan yang ingin diangkat menjadi karyawan tetap. Surat perjanjian kerja ini memuat hak dan kewajiban masing-masing pihak, baik pemberi kerja maupun karyawan.

Baca Juga : Bisnis Plan dan Fungsinya Sebelum Memulai Bisnis, Calon Pengusaha Sukses Wajib Tahu!

Surat ini penting untuk memperkuat posisi masing-masing dan menjelaskan kewajiban dan hak yang harus dipenuhi oleh masing-masing pihak. Surat perjanjian kerja ini umumnya dibuat di atas meterai dan ditandatangani oleh pihak pertama dan kedua, tanpa perlu tanda tangan saksi. Untuk lebih jelasnya lihat contoh perjanjian kerja di bawah ini:

Yayasan Pendidikan Ilmu Cinta

Jalan Argopuro No. 1234 Telp. 1234

Jawa timur

PERJANJIAN KERJA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Pengurus Yayasan Pendidikan Cinta Ilmu yang beralamat di Jalan Adi Sucipto No. 55 Semarang yang dalam hal ini diwakili oleh:

Drs. Marto Hadi, sebagai Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Cinta Ilmu, selanjutnya disebut laut bagi PIHAK KESATU.

Nama: ….

Pekerjaan:….

Alamat:….

Yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Mengadakan perjanjian kerja berikut:

Pihak kesatu:

  1. Menugaskan pihak kedua untuk bekerja sama serta saling membantu sesama sesama bangsa pendidikan.
  2. konfirmasi yang setuju dengan sendirinya setelah masa berlakunya di tahun ajaran tersebut selesai.
  3. Berhak untuk membatalkan perjanjian ini, tanpa ganti rugi apapun yang terjadi dalam melaksanakan tugasnya, pihak yang merugikan nama yayasan, atau yang berdampak buruk pada Yayasan Pendidikan Cinta Ilmu.

Pihak kedua:

  1. Menerima tugas serta melaksanakan tugas baik yang ditugaskan pihak kesatu.
  2. Bersedia untuk bekerja sama serta saling membantu sesama corp demi kelancaran pendidikan, serta mengabaikan loyalitas yayasan.
  3. Dapat menerima segala macam sanksi yang diputuskan hubungan kerja sebelum saatnya tanpa ganti rugi apapun, dan dapat menerima segala macam sanksi yang merugikan atau merugikan nama baik Yayasan oleh pihak kesatu.

Karakteristik Surat Perjanjian

  1. Surat perjanjian harus sesuai dengan hukum yang berlaku, kesusilaan, dan mengikat kepentingan dan ketertiban umum. Objek surat perjanjian dalam surat kontrak dijelaskan dengan jelas
  2. Harus ada kesepakatan yang tulus. Dengan kata lain, surat kontrak dibuat atas dasar paksaan, penipuan, atau kesalahan
  3. Dalam perjanjian antara para pihak yang ada dalam surat kontrak adalah orang yang cakap
  4. Judul kontrak dalam surat perjanjian harus tertulis dalam surat kontrak karena dalam surat kontrak judul harus dirumuskan secara singkat, singkat dan jelas.
  5. Para pihak yang terlibat dalam surat perjanjian harus diucapkan dengan jelas dengan identitas mereka
  6. Dalam surat perjanjian harus ada latar belakang perjanjian (retical)
  7. Surat perjanjian harus berisi perjanjian kontrak yang jelas. Intinya, isi perjanjian kontrak terdiri dari pasal dan paragraf sehingga paling jelas bagi kedua belah pihak
  8. Surat kesepakatan membahas mekanisme penyelesaian jika terjadi perselisihan
  9. Ditandatangani oleh kedua belah pihak dan satu pihak.
  10. Ada saksi yang menyaksikan dan menandatangani surat kontrak
  11. Ada duplikat surat kontrak

Fungsi Surat Perjanjian

Fungsi surat perjanjian adalah sebagai bukti bahwa Anda telah mengadakan perjanjian jual beli sehingga Anda dan saya dapat kembali atau mengerjakan protes terhadap barang yang telah dibeli. Selain itu, surat perjanjian juga berguna untuk menggugat seseorang jika orang tersebut melakukan perbuatan yang melanggar isi perjanjian jual beli.

Apa Manfaat Surat Perjanjian?

Manfaat Surat Perjanjian Secara Umum:

  1. Untuk memastikan ketenangan bagi pihak yang menandatangani perjanjian
  2. Untuk mencegah masalah yang tidak diinginkan
  3. Untuk membuat segala sesuatu halal
  4. Memfasilitasi cara pemecahan masalah sesuai hukum yang berlaku

Manfaat Perjanjian Kerja

  1. Berisi kesepakatan antara perusahaan dan karyawan
  2. Berisi hak dan kewajiban antara perusahaan dan karyawan
  3. Sehingga perusahaan tidak bertindak semena-mena terhadap karyawan
  4. Agar tidak saling merugikan

Manfaat Surat Perjanjian Sewa

  1. Sehingga kegiatan leasing jelas dan legal karena terdapat bukti hitam putih dan berkekuatan hukum
  2. Jangan saling merugikan karena sudah ada kesepakatan
  3. Hak dan kewajiban penyewa dan penyewa menjadi jelas
  4. Manfaat Perjanjian Pinjam Uang
  5. Bersikaplah jelas dan jelas
  6. Hak dan kewajiban dirinci dengan baik
  7. Memiliki kekuatan hukum yang jelas jika suatu saat terjadi sesuatu yang tidak diinginkan

Manfaat Perjanjian Jual Beli

  1. Aktivitas jual beli jelas dan bisa dipertanggungjawabkan
  2. Memiliki kekuatan hukum

Demikian penjelasan tentang Surat Kontrak Kerja semoga bermanfaat, terima kasih.

a.     Format perjanjian tertulis

Pada dasarnya, tidak ada format baku atau standar tertentu yang ditentukan dalam pembuatan suatu perjanjian/kontrak karena Indonesia menganut asas kebebasan berkontrak (lihat Pasal 1338 KUHPerda). Namun, pembuatan perjanjian tentunya harus memenuhi syarat sahnya perjanjian. Lebih jauh simak artikel kami Batalnya Suatu Perjanjian.

Ricardo Simanjuntak dalam bukunya “Teknik Perancangan Kontrak Bisnis” (hal. 60) menyatakan bahwa bila bentuk kontrak lisan saja mempunyai kekuatan hukum yang sah dan harus dipatuhi oleh para pihak yang terikat padanya, maka prinsip tersebut menunjukkan bahwa pada dasarnya kontrak tidak mempunyai suatu bentuk yang baku.

Jadi, tidak ada standar yang baku yang ditetapkan untuk membuat suatu perjanjian.

b.     Hal-hal yang minimal diatur dalam suatu perjanjian

Pada dasarnya suatu perjanjian dapat dibuat secara bebas di antara para pihak yang mengikatkan diri. Dalam membuat perjanjian di Indonesia berlaku asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUHPerdata sebagaimana kami sebutkan di atas. Namun, untuk hal-hal yang penting dicantumkan dalam perjanjian, simak artikel kami Poin-poin dalam Perjanjian.

c.      Perjanjian cacat hukum

Menurut advokat David M.L. Tobing dari Adams & Co. suatu perjanjian dikatakan cacat apabila tidak memenuhi syarat sahnya perjanjian, yaitu:

SYARAT SAHNYA PERJANJIAN

1.   Kesepakatan para pihak dalam perjanjian

2.   Kecakapan para pihak dalam perjanjian

Syarat SUBJEKTIF

3.   Suatu hal tertentu

4.   Sebab yang halal

Syarat OBJEKTIF

Sehingga, apabila suatu perjanjian itu tidak memenuhi syarat subjektif, maka perjanjian tersebut dapat dimintakan pembatalannya. Sedangkan apabila suatu perjanjian tidak memenuhi syarat objektif, maka perjanjian tersebut dinyatakan batal demi hukum.

d.     Kiat-kiat menghindari konflik atau perselisihan dalam membuat perjanjian.

Lebih lanjut David M.L. Tobing menjelaskan bahwa dalam suatu perjanjian, pada umumnya ada pihak yang memiliki posisi lebih dominan, ada yang lebih lemah. Hal inilah yang kemudian mengakibatkan seperti dalam praktik perbankan adanya klausula eksonerasi.

Klausula eksonerasi (pengecualian) ini pada suatu perjanjian kredit bank, mencantumkan syarat sepihak. Klausula ini menyatakan bahwa Bank sewaktu-waktu diperkenankan untuk mengubah (menaikan/menurunkan) suku bunga pinjaman (kredit) yang diterima oleh Debitur, tanpa pemberitahuan atau persetujuan dari debitur terlebih dahulu. Dengan kata lain, ada kesepakatan bahwa debitur setuju terhadap segala keputusan sepihak yang diambil oleh Bank untuk mengubah suku  bunga Kredit, yang telah diterima oleh Debitur pada masa/jangka waktu perjanjian kredit berlangsung.

Dengan adanya klausula eksonerasi tersebut, bank diposisikan lebih tinggi daripada nasabah. Menurut David, hal-hal seperti inilah yang harus dihindari. Untuk menghindari konflik atau perselisihan dalam pembuatan suatu perjanjian, posisi setiap pihak harus seimbang sehingga potensi timbulnya sengketa di kemudian hari dapat diminimalkan.

e.      Hukumonline sampai saat ini belum menyediakan contoh-contoh kontrak. Anda dapat mencari contoh-contoh kontrak di internet atau berbagai buku.

Catatan: Klinik Hukum menemui dan meminta pendapat David. M.L. Tobing pada 28 April 2011.

Dasar hukum:

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek, Staatsblad 1847 No. 23)

Tata cara membuat kontrak yang baik | admin | 4.5